Zoel Kenedi: Perbaikan Hanya Jadi Slogan, Bupati Harus Evaluasi Total Kabinetnya, Memerangi Korupsi di Aceh Tenggara: Hanya Ilusi.

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Pilargayonews.com | Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Aceh Tenggara yang menurutnya semakin jauh dari semangat pemberantasan korupsi. Dalam pernyataannya yang diterima Pilargayonews, Zoel menilai bahwa agenda pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV hanya menjadi panggung formalitas tanpa semangat perbaikan yang nyata.

“Memerangi korupsi di Aceh Tenggara saat ini seperti hanya menjadi ilusi. Setiap pelantikan pejabat hanya didasarkan pada transaksi dan kompromi, bukan pada kapasitas dan integritas,” kata Zoel Kenedi.

Menurutnya, praktik korupsi di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), termasuk di tingkat kepala desa, bukan hanya dipicu oleh rendahnya pendapatan, namun lebih dominan disebabkan oleh mentalitas serakah yang difasilitasi oleh sistem yang permisif.

“Yang terjadi hari ini bukan hanya korupsi biasa. Tapi korupsi yang difasilitasi oleh kekuasaan yang tanpa kontrol. Bahkan, tidak sedikit pejabat yang justru diperintahkan untuk menyetor demi menduduki jabatan strategis,” ujar Zoel.

Ia menyebut bahwa kekuasaan yang dijalankan tanpa pengawasan dan transparansi telah melahirkan budaya transaksional dalam pengangkatan pejabat. Bahkan, tudingan makin menguat bahwa sebelum pelantikan dilakukan, daftar nama pejabat sudah “dipatenkan” setelah melewati proses “setoran”.

Baca Juga:  Pengantar Tugas 6 Kadis dan Plt Kadis, Bupati Haili Yoga Tegaskan Nilai Loyalitas dan Integritas

“Ini bukan sekadar penyalahgunaan wewenang, tapi sudah masuk pada lingkaran mafia birokrasi. Dimana tangan-tangan kekuasaan, termasuk saudara dan kolega penguasa daerah, ikut bermain dalam penempatan posisi strategis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zoel menilai bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup dilakukan dengan pendekatan normatif dan simbolik semata. Diperlukan pendekatan luar biasa (extraordinary) yang menyasar akar permasalahan, mulai dari reformasi birokrasi, penghapusan intervensi politik, hingga kebebasan pers yang dijamin.

“Kita butuh sistem pengawasan yang kuat, proses seleksi pejabat yang transparan, serta keterlibatan masyarakat sipil. Jangan cuma datang ke pelosok membawa omongan manis, tapi di belakang layar sudah terjadi praktik kotor dalam pembentukan kabinet,” pungkasnya.

LSM Kaliber Aceh mendesak Bupati Aceh Tenggara agar melakukan evaluasi total terhadap proses mutasi dan promosi jabatan yang saat ini berjalan. Menurut mereka, jika pola ini terus dibiarkan, maka visi pelayanan publik dan keadilan sosial hanya akan jadi slogan kosong.

Berita Terkait

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan
GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru