Ketua LSM Kaliber Aceh Desak Kepala Desa Tolak Titipan Proyek, Sebut Oknum DPRK Aceh Tenggara Terlibat

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Pilargayonews.com |Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, mengecam keras praktik kolusi yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum anggota DPRK Aceh Tenggara terkait titipan proyek pembibitan coklat yang membebani Dana Desa. Dalam pernyataannya, Zoel meminta para kepala desa untuk tidak takut bersuara dan menolak segala bentuk intervensi yang menguras anggaran desa tanpa melalui proses musyawarah resmi.

“Jangan takut! Tolak semua titipan yang hanya menguntungkan segelintir oknum. Ini sudah menyimpang dari aturan dan semangat otonomi desa,” tegas Zoel Kenedi, Rabu (25/6/2025), dalam keterangan resminya kepada wartawan.

Menurutnya, program pembibitan coklat yang tiba-tiba muncul di beberapa desa di Aceh Tenggara bukanlah hasil dari musyawarah dusun (Musdus) maupun musyawarah kecamatan (Muscam), melainkan hasil titipan oknum yang berlagak seperti preman.

“Program ini muncul seperti ombak ganas, tidak melalui prosedur, tidak dibahas, dan tiba-tiba saja masuk ke dalam alokasi Dana Desa,” ungkapnya.

Zoel menyebutkan, biaya yang dibebankan kepada desa untuk proyek pembibitan tersebut berkisar antara Rp6 juta hingga Rp18 juta per desa. Ia menegaskan bahwa praktik ini telah menyalahi Permendes PDTT Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Lebih lanjut, Zoel Kenedi mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi langsung dari beberapa kepala desa mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota DPRK Aceh Tenggara dalam praktik titipan proyek tersebut.

Baca Juga:  Korupsi Kian Menjadi,Apa yang Terjadi? Mampukah Agara Kearah Perbaikan

“Kami menduga kuat ini adalah bentuk kolusi dan berpotensi korupsi. Oknum anggota dewan yang seharusnya mengawasi, malah terlibat dalam proyek yang sumber dananya berasal dari APBDes. Ini sangat mencederai fungsi pengawasan DPRK,” tegasnya.

Sebagai langkah tegas, LSM Kaliber Aceh menyatakan akan mengirimkan surat resmi kepada Badan Kehormatan DPRK Aceh Tenggara guna melaporkan tindakan tidak etis ini.

“Kami akan mengirimkan surat resmi, dan dalam waktu dekat akan menyebutkan nama-nama oknum yang terlibat. Ini tidak bisa dibiarkan. Jika tidak ada tindakan, maka praktik ini akan terus merusak tatanan pemerintahan desa dan menjerumuskan kepala desa ke dalam masalah hukum,” pungkas Zoel.

Zoel juga meminta agar aparat penegak hukum, baik di tingkat kejaksaan maupun kepolisian, turut mengusut praktik titipan proyek yang menyasar dana desa. Menurutnya, ini bagian dari upaya menjaga marwah otonomi desa dan pemberantasan korupsi dari akar.

“Kepala desa harus dilindungi, bukan dijadikan sapi perah oleh oknum yang menggunakan kekuasaannya untuk mencari keuntungan pribadi,” tutupnya.

Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak DPRK Aceh Tenggara dan dinas terkait untuk memberikan tanggapan atas tudingan ini.

 

 

Berita Terkait

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan
GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru