Program Hore-Hore Pemkab Agara Dinilai Hanya Seremonial, Tidak Berdampak Nyata

- Editor

Kamis, 26 Juni 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Pilargayonews.com – Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, menyoroti program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara yang dinilai belum menunjukkan hasil nyata. Ia menyebut, selama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini, belum ada terobosan signifikan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Yang terlihat hanya kunjungan ke lokasi bencana, sidak ke kantor-kantor dinas, namun tidak ada solusi nyata dari temuan-temuan di lapangan,” ujar Zoel, Kamis (26/6/2025).

Salah satu program yang disebut menyentuh masyarakat adalah bantuan untuk ibu hamil (Bumil). Namun, menurutnya, program ini hanya dinilai dari sisi output, bukan dampak atau outcome yang dirasakan masyarakat secara langsung.

“Program itu bagus, tapi sejauh ini hanya sebatas angka dan kegiatan. Tidak terlihat dampak jangka panjangnya bagi kesehatan ibu dan anak di daerah,” katanya.

Baca Juga:  Aturan Sudah Jelas, Itupun Wakil Ente Buat Sebagai Ban Serap

Zoel juga menyoroti langkah Pemkab yang lebih banyak berfokus pada pemberantasan narkoba dan menggelar berbagai pameran atau job fair tanpa perencanaan matang. Menurutnya, kegiatan tersebut justru menambah kekecewaan rakyat karena minim tindak lanjut.

“Program hanya terkesan ‘hore-hore’, tanpa substansi. Jika pola ini terus berlanjut, rakyat akan terus menjadi korban janji politik yang tidak terpenuhi,” tegasnya.

Ia mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi total terhadap program kerja, dan mengubah pendekatan dari seremonial menjadi substansial.

“Harapan rakyat Aceh Tenggara ibarat lentera yang butuh minyak untuk terus menyala. Jika tidak ada perubahan nyata, maka harapan itu hanya akan menjadi fatamorgana,” pungkas Zoel.

 

Berita Terkait

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan
GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru