Dugaan, Anak dan Keluarga Ikut dalam pengaturan Fee Proyek . Asal Jangan cucu pun ikut Bermain

- Editor

Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Aceh Tenggara – pilargayonews. com | merebak Kabar tak sedap berembus di kalangan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara Bagaimana tidak, beredar kabar orang dekat Bupati yang terlibat dalam skandal fee proyek untuk Kegiatan pekerjaan Anggaran Tahun 2025 .

Oknum orang dekat Bupati itu ada yang berprofesi sebagai PNS di lingkungan Pekab Agara dan memangku jabatan penting,bahkan Kelurga dekat dari Bupati ikut andil dalam mengatur Proyek tersebut.

Fee proyek (atau komisi) adalah sejumlah uang persentase dari nilai proyek yang diminta secara ilegal oleh oknum pejabat kepada kontraktor sebagai syarat agar perusahaan bisa memenangkan atau melanjutkan proyek.

Dimana modus operandi Permintaan fee ini biasanya dilakukan secara terselubung di luar prosedur resmi. Setelah pemenang lelang ditentukan, oknum pejabat akan menghubungi kontraktor dan meminta pembayaran fee,bahkan sebelum dimenangkan memang ngeri pengaturan paket proyek di Aceh Tenggara.

Baca Juga:  LSM Kaliber: 100 Hari Kerja Bupati Pemerintahan Harus Buktikan Janji Awal, Program Unggulan Belum Tampak

Hanya mereka mereka saja yang mengerjakan, baik kolega sampai ke keluarga dekat dari Pimpinan Daerah ini .

Pertanyaannya adalah halal kah Bupati terima fee atau haram? memang bukan Bupati yang menerima tapi besar dugaannya keluarga dekat dan orang yang sudah menjadi suruhan Bupati.

Tapi di Aceh Tenggara hal tersebut wajar Siapa yang menjadi pemimpin ,jelas anak dan keluarga sendiri yang menjadi kontraktor bahkan ikut langsung dalam mengatur fee proyek,hal ini bukan menjadi rahasia umum lagi .

Berita Terkait

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan
GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Berita ini 343 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Penuhi Undangan Kasat Reskrim, YE Klarifikasi dan Bantah Isu Pemerasan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Senin, 9 Maret 2026 - 13:06 WIB

Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Berita Terbaru