Ketua DPRK Aceh Tengah Tinjau Krisis Air Bersih di Kebayakan

- Editor

Selasa, 23 September 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Ketua DPRK Aceh Tengah, Fitriana Mugie, turun langsung ke Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Selasa (23/9/2025), untuk meninjau kondisi krisis air bersih yang sudah lebih dari sepekan dikeluhkan warga.

Dalam kunjungan itu, Fitriana didampingi oleh Anggota Komisi C DPRK Aceh Tengah, Hanafiah, S.P, dan Anggota Komisi C DPRK Aceh Tengah, Yuska Mashudi, A.Md.S.A.rs. Mereka bersama-sama meninjau lokasi intek Mendale milik Perusahaan Air Minum Tirta Tawar Aceh Tengah yang menjadi sumber utama pasokan air bagi ribuan pelanggan di Kebayakan.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan dan mencari solusi bersama pemerintah daerah serta pihak perusahaan. Air bersih adalah kebutuhan pokok yang harus terpenuhi,” tegas Fitriana.

 

Sekitar 4.000 pelanggan di Kebayakan terdampak pasokan air yang tidak lancar. Akibatnya, sebagian warga terpaksa membeli air tangki dengan harga mencapai Rp60 ribu per 1.500 liter.

Mak Nazwa (45), warga Jongok Meluem, mengatakan kondisi ini sangat memberatkan.
“Untuk masak saja susah, apalagi sampai harus beli air untuk memandikan jenazah,” ujarnya.

 

Ketua Wilayah II Kebayakan, Saifullah, menjelaskan masalah ini bukan karena kerusakan mesin, melainkan karena debit air baku dari Danau Laut Tawar yang terus menyusut.

“Mesin pompa berkapasitas 40 liter per detik per unit. Jika dua unit dijalankan bisa 80 liter per detik, tapi karena air baku tidak cukup, hanya satu mesin yang dioperasikan agar tidak rusak,” jelasnya.

Baca Juga:  Untuk Keselamatan Alat Berat Dan Damtruk Di Peusijuk Tanda TMMD Ke 126 Di Mulai

Sebagai langkah darurat, pihak Tirta Tawar menyiapkan pasokan air gratis bagi warga yang mengalami musibah.
“Air akan kami antar langsung ke lokasi untuk kebutuhan memandikan jenazah,” tambah Saifullah.

 

Direktur (Pjs) Perusahaan Air Minum Tirta Tawar Aceh Tengah, Lid Fitrasani, S.E., menegaskan pihaknya akan mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah ini. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penambahan jaringan pipa agar bak penampungan bisa terisi lebih optimal.

“Kami memahami keresahan masyarakat. Perusahaan akan melakukan penanganan serius dan segera mencari solusi teknis terbaik, apakah melalui penambahan pipa atau langkah lain yang memungkinkan, sehingga kebutuhan air warga bisa kembali terpenuhi,” kata Lid Fitrasani.

 

Fitriana menegaskan pihaknya tidak ingin masalah ini hanya ditangani secara darurat. DPRK akan mendorong pemerintah daerah dan Perusahaan Air Minum Tirta Tawar agar merumuskan solusi permanen.

“Krisis air ini jangan sampai menjadi masalah tahunan. Harus ada langkah strategis agar warga tidak terus-menerus kesulitan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Pipa Untuk Air Bersih
Menembus Kampung Terpencil, Kapolres Aceh Tengah Hadirkan Senyum bagi Warga Terdampak di Kemukiman Wih Dusun Jamat
Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat
‎ ‎Koramil 02/Bebesen Dampingi Penyaluran Bantuan untuk Warga Desa Tansaran
Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Drum Plastik Untuk Bahan Jembatan Apung
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:42 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Pipa Untuk Air Bersih

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:57 WIB

Menembus Kampung Terpencil, Kapolres Aceh Tengah Hadirkan Senyum bagi Warga Terdampak di Kemukiman Wih Dusun Jamat

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:53 WIB

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:47 WIB

‎ ‎Koramil 02/Bebesen Dampingi Penyaluran Bantuan untuk Warga Desa Tansaran

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Drum Plastik Untuk Bahan Jembatan Apung

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:34 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Berita Terbaru