Bupati Haili Yoga Tinjau Contoh Huntara Mandiri di Kampung Reje Payung, Akses Lokasi Masih Gunakan Jembatan Tali Swadaya

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, meninjau langsung contoh hunian sementara (huntara) mandiri yang dibangun oleh masyarakat di Kampung Reje Payung, Kemukiman Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kamis (08/01/2026).

Untuk mencapai lokasi, Bupati bersama rombongan harus melintasi jembatan tali sling (lumpe) yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Sebanyak 529 huntara dari enam kampung di Kecamatan Linge yang akan di bangun Huntara tahap pertama yakni Kampung Kute Reje, Delung Sikinel, Jamat, Reje Payung, Penarun dan Umang.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Brigjen Ismet selaku perwakilan BNPB, guna memastikan kelayakan hunian sementara yang dibangun mandiri oleh masyarakat pascabencana banjir dan longsor.

“Hari ini kami bersama Pak Ismet dari BNPB melihat langsung hunian sementara di Kampung Reje Payung. Rumah ini sudah layak dan bagus, dibangun secara mandiri oleh masyarakat, dan nanti biayanya akan diganti oleh pemerintah”, ujar Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa hunian sementara yang dibangun masyarakat secara mandiri ini akan menjadi role model bagi pembangunan huntara lainnya. Pemerintah memastikan seluruh masyarakat terdampak akan mendapatkan hunian sementara, dengan skema yang lebih manusiawi dan tidak berbentuk blok atau rumah berderet.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Panen Bawang Merah di Desa Merodot

“Hunian sementara di sini bukan model blok atau satu rumah lima pintu, tapi masing-masing mandiri. Ini sudah bagus dan layak. Nantinya akan kita ganti biaya per unitnya, sesuai ketentuan, dan ini juga akan menjadi dasar menuju hunian tetap”, jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan dengan prinsip musyawarah dan kemudahan, mengingat kondisi yang dihadapi merupakan musibah. Pemerintah juga memastikan bahwa warga yang berada di radius 50 meter dari bantaran sungai tidak lagi diperbolehkan tinggal di lokasi tersebut dan akan direlokasi demi keselamatan.

“Relokasi ini bukan soal mau atau tidak mau, tapi karena keselamatan. Domisili boleh tetap di sini atau pindah ke tempat lain, semua akan kita fasilitasi”, tegas Bupati.

Selain hunian sementara, Bupati juga memastikan pemulihan sektor pertanian, termasuk rencana normalisasi sungai dan pengaturan ulang lahan persawahan yang terdampak. Pembagian lahan nantinya akan dilakukan secara adil dan disepakati bersama, tidak lagi berdasarkan kepemilikan awal sebelum bencana.

Berita Terkait

‎Wujud Kepedulian terhadap Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Panen Tanaman Kul
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Gelar Karya Bhakti Bersama Warga Desa Kala Kemili
‎Pujakesuma Aceh Minta SPPG Diperkuat, Wacana Pengalihan MBG ke Kantin Sekolah Perlu Dikaji Matang
Lima Jurnalis Hilang Saat Meliput Anak Gunung Krakatau, SMSI Aceh Tengah: Semoga Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Polisi Hadir Sejak Pagi, Strong Point Polres Bener Meriah Jaga Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Lalu Lintas
Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana
Polisi Aceh Tengah dan Warga Kompak Gotong Royong, Jembatan Pilar Jaya Dikebut Agar Segera Terhubung
Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 06:53 WIB

‎Wujud Kepedulian terhadap Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Panen Tanaman Kul

Kamis, 10 September 2026 - 06:50 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Gelar Karya Bhakti Bersama Warga Desa Kala Kemili

Kamis, 10 September 2026 - 06:36 WIB

‎Pujakesuma Aceh Minta SPPG Diperkuat, Wacana Pengalihan MBG ke Kantin Sekolah Perlu Dikaji Matang

Rabu, 9 September 2026 - 13:09 WIB

Lima Jurnalis Hilang Saat Meliput Anak Gunung Krakatau, SMSI Aceh Tengah: Semoga Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 09:50 WIB

Polisi Hadir Sejak Pagi, Strong Point Polres Bener Meriah Jaga Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Lalu Lintas

Rabu, 9 September 2026 - 05:31 WIB

Polisi Aceh Tengah dan Warga Kompak Gotong Royong, Jembatan Pilar Jaya Dikebut Agar Segera Terhubung

Rabu, 9 September 2026 - 05:29 WIB

Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan

Rabu, 9 September 2026 - 05:27 WIB

Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan

Berita Terbaru