Aceh Tengah – Personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) terus melanjutkan upaya penanganan pascabencana longsor dan banjir bandang di wilayah Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.
Pada Senin, 19 Januari 2026, Satgas Gulbencal kembali melaksanakan kegiatan fisik dengan sasaran utama fasilitas umum (fasum), khususnya pembersihan material sisa longsor yang menimbun SD Negeri 11 Pegasing, tepatnya di Desa Tebuk, Kecamatan Pegasing.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan fokus membersihkan lumpur, tanah, dan material kayu yang terbawa longsor, guna mempercepat pemulihan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Hingga saat ini, progres pembersihan telah mencapai sekitar 60 persen.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari:
Personel jajaran Kodim 0106/Aceh Tengah sebanyak 38 orang,
Personel Yon TP sebanyak 10 orang,
dengan DPP (Danpos Pengendali Lapangan) dipimpin oleh Kapten Inf Suratin.
Kehadiran Satgas Gulbencal di lokasi bencana merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat serta pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Selain membersihkan fasum, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan layak bagi warga, khususnya para siswa dan tenaga pendidik.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lapangan dilaporkan aman, lancar, dan terkendali, tanpa kendala berarti. Satgas Gulbencal direncanakan akan terus melanjutkan pembersihan hingga seluruh material sisa bencana dapat disingkirkan secara menyeluruh.






