ACEH TENGAH — Progres pembangunan Jembatan Gantung di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, yang berada di wilayah teritorial Kodim 0106/Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Sabtu, 7 Februari 2026, pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 45,5 persen.
Jembatan gantung ini dibangun pada ruas jalan penghubung Desa Kala Ketol – Desa Burlah – Desa Kekuyang – Desa Buge Ara – Desa Bintang Pepara, dengan panjang bentang mencapai 120 meter.
Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat antar desa serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Berdasarkan laporan lapangan, pada hari ini personel gabungan melaksanakan sejumlah kegiatan utama, di antaranya pengisian tanah ke dalam karung untuk penimbunan akses jalan menuju jembatan gantung pada abutment 2, serta melanjutkan pengelasan tiang tower pada titik 1.
Pengerjaan jembatan melibatkan 7 personel Koramil 09/Ketol di bawah pimpinan Kapten Inf Iwan Mulyawan, serta 13 personel Yon TP 854 yang dipimpin oleh Serka Hasanudin Hasibuan. Seluruh material jembatan disuplai oleh TNI Angkatan Darat.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan, material dan bahan bangunan yang telah masuk ke lokasi antara lain:
Semen sebanyak 490 sak
Besi Ø12 sebanyak 60 batang
Besi Ø8 full sebanyak 50 batang
Besi ulir Ø13 sebanyak 60 batang
Kerikil/batu split 5 unit truk dan 1 unit L300
Pasir sebanyak 13 truk
Angkur tiang 16 buah
Sling Ø36 mm 2 gulung
Tiang tower 8 buah
Besi angkur sling 4 buah
As angkur seling 12 buah
Roda seling 4 buah
Pembangunan jembatan gantung ini ditargetkan rampung pada Februari 2026. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala berarti di lapangan, dengan kondisi cuaca terpantau cerah dan mendukung proses pengerjaan.
Kodim 0106/Aceh Tengah berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan dan aksesibilitas masyarakat.








