Timbul Permasalahan, Bupati Haili Yoga Tuntaskan Persoalan Keterlambatan Huntara di Kampung Pantan Nangka

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Dihari ke 3 bulan Ramadhan, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si turun langsung menyelesaikan persoalan keterlambatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Sabtu (21/2/2026).

Permasalahan terhadap pembangunan Huntara kerena ketersediaan lahan serta penjelasan skema bantuan kemudian data yang diberikan masih belum tuntas dan Penyelesaian dilakukan di lokasi huntara milik masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memastikan seluruh persoalan data dan koordinasi yang sempat menjadi kendala telah diselesaikan.

“Untuk Pantan Nangka hari ini kita sudah clear. Sebelumnya terjadi miss komunikasi terkait data rumah rusak berat dan rusak ringan. Sekarang sudah diverifikasi kembali secara riil dan by name by address oleh Dinas Perkim”, tegas Bupati.

Berdasarkan data terbaru, di Kampung Pantan Nangka terdapat 35 rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan. Dari data awal, sebelumnya hanya tercatat 11 unit huntara yang akan dibangun. Sementara itu, sejumlah warga telah lebih dahulu membangun huntara secara mandiri (swakelola) di atas tanah milik masing-masing.

Bupati menjelaskan, sesuai arahan BNPB, pembangunan huntara yang dilakukan secara swakelola oleh masyarakat akan dihitung dan diganti biayanya berdasarkan bukti pengeluaran (kwitansi).

“Empat sampai lima unit sudah dibangun mandiri oleh masyarakat. Nanti akan digantikan oleh BNPB sesuai perhitungan biaya. Huntara yang tersisa akan dilanjutkan pembangunannya”, ujarnya.

Baca Juga:  Wabup Aceh Tengah Temui Poktan CPCL Penerima Bantuan Perkebunan 2025: Dorong Optimalisasi dan Akuntabilitas Pemanfaatan Bantuan

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan relokasi akan dibahas setelah seluruh kebutuhan huntara selesai. Selain itu, masyarakat yang memiliki data susulan dengan kategori rusak berat diminta segera melaporkan agar dapat ditindaklanjuti secara resmi.

Untuk rumah rusak ringan, pemerintah akan menyalurkan bantuan sebesar Rp. 15 juta per kepala keluarga. Sementara itu, bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak juga sedang dalam proses dan menunggu penetapan dari BNPB Pusat.

Bupati menambahkan bahwa huntara yang telah dibangun nantinya tidak akan sia-sia. Setelah hunian tetap (huntap) tersedia, bangunan huntara dapat dimanfaatkan sebagai dapur atau ruang tambahan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Tengah, Iwan Januari, menyampaikan bahwa proses verifikasi dan validasi (verval) dilakukan berdasarkan petunjuk teknis BNPB dengan prinsip satu kepala keluarga satu penerima. Pendataan juga menyesuaikan kondisi riil di lapangan, terutama untuk rumah yang benar-benar tidak layak huni.

Ia menjelaskan bahwa keterlambatan pembangunan huntara sebelumnya disebabkan oleh kendala ketersediaan lahan, yang kini telah teratasi.

Dengan selesainya verifikasi dan kejelasan skema bantuan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap percepatan pemulihan di Kampung Pantan Nangka dapat segera terwujud, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan normal.

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Giling Padi di Desa Wilah Setie
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos di Desa Damar Mulyo
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang
‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren
‎Bupati Aceh Tengah Diminta Pertimbangkan Kembali Penunjukan Plt Direktur RSUD Datu Beru
Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah
Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:38 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Giling Padi di Desa Wilah Setie

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos di Desa Damar Mulyo

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:25 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih di Kute Panang

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:22 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 04/Bintang Gelar Komsos Bersama Warga Desa Genuren

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:21 WIB

Bersejarah, Ribuan Murid Ikuti Prosesi Adat Munyerahni Murid Ku Tengku Guru di Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:18 WIB

Perkuat Sinergitas, Polres Aceh Tengah Silaturahmi ke Kejari dan Kodim 0106/Aceh Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Rembuk Stunting di Desa Paya Tungel

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:54 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Gotong Royong Bersama Warga di Desa Arul Gading

Berita Terbaru