Takengon – Antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) masih terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Aceh Tengah. Kondisi ini juga terjadi di SPBU kawasan Tansaril, Jalan Takengon–Isaq, Kamis (5/3/2026) malam.
Pengawas SPBU Tansaril, Afri, mengatakan pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Ia menegaskan bahwa pasokan BBM tetap tersedia dan distribusi masih berlangsung.
“BBM selalu masuk sesuai yang disampaikan Bupati Aceh Tengah. Untuk hari ini, minyak masih dalam perjalanan menuju SPBU,” kata Afri kepada awak media.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak SPBU telah memberikan imbauan kepada para pengendara yang mengantre agar tidak memarkirkan kendaraan di depan toko-toko milik warga di sekitar SPBU.
“Kami juga meminta kepada pemilik mobil yang parkir di depan toko yang berjualan agar memaklumi kondisi pedagang. Jangan sampai aktivitas antrean ini merugikan pedagang lain yang mencari nafkah,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pemilik toko di sekitar SPBU Tansaril mengaku kecewa karena kendaraan yang mengantre BBM diparkir di depan tempat usaha mereka sejak siang hingga malam hari.
Salah satu pedagang mengatakan, banyak mobil yang sudah memarkirkan kendaraannya sejak siang hari meski BBM belum tersedia.
“Mobil sudah parkir dari tadi siang sampai sekarang pukul 21.36 WIB. Padahal minyak belum masuk, katanya masih dalam perjalanan. Akibatnya, pelanggan kami sulit berhenti karena akses toko tertutup kendaraan yang antre BBM,” ungkap seorang pemilik toko.
Di sisi lain, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
Menurut Bupati, berdasarkan informasi dari SBM Aceh II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Ferdi Kurniawan, kapal pengangkut BBM telah sandar guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Untuk wilayah distribusi Depot Lhokseumawe yang turut melayani Kabupaten Aceh Tengah, stok BBM saat ini tercatat dalam kondisi aman, dengan rincian:
Pertamax: 1.340.000 liter
Pertalite: 4.360.000 liter
Solar: 2.300.000 liter
Dengan jumlah tersebut, pemerintah memastikan persediaan BBM mencukupi kebutuhan masyarakat, serta distribusi ke wilayah Aceh Tengah akan terus dilakukan setiap hari agar pasokan di SPBU tetap lancar.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan tetap melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar di seluruh wilayah.







