‎Puluhan Kontraktor Keluhkan Tunggakan Pembayaran Proyek 2024 di Bener Meriah Capai Rp31 Miliar

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah – Sejumlah kontraktor atau rekanan di Kabupaten Bener Meriah mengeluhkan belum dibayarkannya sisa pembayaran proyek konstruksi tahun anggaran 2024 oleh pemerintah daerah. Hingga Maret 2026, tunggakan pembayaran yang disebut mencapai sekitar Rp31 miliar tersebut diklaim belum mendapatkan penyelesaian yang jelas.

Salah satu perwakilan kontraktor, Hudayah, mengatakan bahwa pekerjaan proyek yang mereka kerjakan pada tahun 2024 telah selesai sepenuhnya sesuai dengan kontrak kerja yang disepakati. Namun, hingga kini pembayaran terhadap pekerjaan tersebut belum diterima oleh para rekanan.

“Pekerjaan sudah kami selesaikan 100 persen sesuai kontrak pada tahun 2024, tetapi sampai sekarang belum ada penyelesaian pembayaran dari pemerintah daerah,” kata Hudayah kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, para kontraktor juga telah melayangkan surat resmi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah pada Rabu, 11 Maret 2026, guna meminta kejelasan terkait penyelesaian pembayaran kegiatan konstruksi tersebut.

‎Hudayah menjelaskan, surat bernomor 01/CV-JK/III/2026 tersebut memuat tiga poin utama permintaan para rekanan.
‎Pertama, meminta kejelasan terkait pembayaran pekerjaan yang telah dilaksanakan sesuai kontrak dan telah mencapai 100 persen penyelesaian pada tahun anggaran 2024.

Kedua, meminta penjelasan mengenai penggunaan anggaran pada tahun 2024 yang berkaitan dengan kegiatan proyek tersebut.

Ketiga, para kontraktor juga meminta agar pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk tahun anggaran 2025 hingga 2026 ditunda sementara waktu sebelum kewajiban pembayaran pekerjaan tahun 2024 diselesaikan oleh pemerintah daerah.

‎Hudayah menyebutkan, sebelumnya pihak pemerintah daerah pernah menyampaikan rencana untuk menyelesaikan tunggakan pembayaran tersebut melalui mekanisme luncuran anggaran pada tahun 2025. Namun hingga memasuki Maret 2026, pembayaran yang dijanjikan tersebut belum juga terealisasi.

“Kami berharap pemerintah daerah segera menyelesaikan tunggakan ini. Karena banyak kewajiban yang harus kami selesaikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran dari pemerintah berdampak langsung kepada para kontraktor. Sejumlah rekanan, kata dia, kini menghadapi tekanan dari berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.

Di antaranya kewajiban pembayaran upah tenaga kerja, serta pelunasan pembelian material kepada toko-toko bangunan yang sebelumnya digunakan dalam pengerjaan proyek.

“Kami terus ditagih oleh tukang dan toko bangunan. Sementara kami sendiri belum menerima pembayaran dari pemerintah,” tambahnya.

Para kontraktor berharap pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah dapat segera memberikan kejelasan dan solusi terkait persoalan tersebut agar tidak menimbulkan dampak ekonomi yang lebih luas bagi para pelaku usaha konstruksi di daerah itu.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Pemerintah Kabupaten Bener Meriah maupun instansi terkait masih dalam upaya konfirmasi oleh wartawan.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Aceh Tengah Ringkus Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Tak Berkutik! Dua Pelaku Penggelapan Diciduk Polisi, Lima Kendaraan Diamankan
‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Komsos Bersama Warga Blang Kekumur
Presma UGP desak Bupati Aceh Tengah: evaluasi & copot Direktur PDAM Tirta Tawar! 
Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas
Menteri Kebudayaan Dijadwalkan Resmikan Taman Budaya Sekaligus Buka PPN XIV di Aceh Tengah
Nikmati Pesona Danau Lut Tawar, Staycation Berkelas di Gayo Belangi Resort Takengon
Kapolres Bener Meriah Bersama Forkopimda Tinjau Langsung TPS Pemilihan Reje Kampung
Gelapkan Uang Setoran Rp40,8 Juta, Sales Perusahaan Diamankan Satreskrim Polres Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Penuh Berkah, Polres Aceh Tengah Berbagi dengan Amil Jenazah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:39 WIB

Aksi Kemanusiaan Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tengah Gelar Donor Darah Untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:07 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Hadiri Penyerahan BLT Dana Desa di Kekuyang ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:43 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tengah Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Murid TK

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:31 WIB

Tak Berkutik! Dua Pelaku Penggelapan Diciduk Polisi, Lima Kendaraan Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:49 WIB

BABINSA KORAMIL 02/BEBESEN KOMSOS DENGAN BEBERAPA MAHASISWI UNIVERSITAS ALWASLIYAH TAKENGON

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:28 WIB

Presma UGP desak Bupati Aceh Tengah: evaluasi & copot Direktur PDAM Tirta Tawar! 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:49 WIB

Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

Berita Terbaru