TAKENGON – Suasana haru dan penuh khidmat mewarnai kegiatan “GEMASIC” (Gelar Ekspresi Mahakarya Anak SD Islamic Character) yang digelar SD Islamic Character Takengon dalam rangka perpisahan siswa kelas VI gelombang pertama tahun 2026, Sabtu (16/5/2026), di Gedung Olah Seni Takengon.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Munulak Ni Murid Ari Tengku Guru Ku Urang Tue” yang bermakna mengantar setiap langkah anak dengan doa, melepas dengan penuh harapan, serta menuntun mereka melangkah pasti menuju masa depan gemilang.
Acara berlangsung meriah namun tetap sarat nuansa adat dan religius. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan adat serta penampilan Tari Guel khas Gayo yang memukau para tamu undangan.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Tawar Sedenge, serta doa bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah, Ketua Yayasan SD Islamic Character, Kepala SD Islamic Character, Ketua Komite sekolah, perwakilan Majelis Adat Gayo, perwakilan Bupati Aceh Tengah, Sekretaris Badan Dayah, para kepala sekolah se-Kecamatan Bebesen, serta wali murid.
Kepala SD Islamic Character Takengon, Andi Ramona dalam sambutannya menyampaikan harapan agar 21 siswa-siswi gelombang pertama yang dilepas dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak dan membanggakan.
“Pelepasan 21 siswa-siswi gelombang pertama ini mudah-mudahan menjadi generasi yang berakhlak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Kalam, Naim meminta dukungan dan kritik membangun dari wali murid demi kemajuan sekolah ke depan.
“Kami mohon suport dan kritik yang membangun, bukan pujian, agar para guru bisa memperbaiki apabila ada kesalahan sehingga dapat menciptakan generasi yang berkarakter,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ansari menyampaikan pesan Bupati Aceh Tengah agar para murid terus berkarya dan semangat belajar.
Ia juga berharap kegiatan gelar karya seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang sebagai wadah kreativitas siswa, bukan untuk saling bersaing.
Selain prosesi pelepasan siswa, kegiatan GEMASIC juga menjadi ajang menampilkan kreativitas dan bakat para siswa melalui berbagai penampilan seni dan budaya yang ditampilkan di hadapan para tamu undangan dan wali murid.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi penyerahan murid kepada perwakilan wali murid oleh Kepala Sekolah Andi Ramona kepada Muda Aritanoga.






