ACEH TENGGARA di Ujung Krisis : Kepemimpinan ManduL, Janji politik hanya Jadi Propaganda Kosong

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – hari ini tidak sedang bergerak maju—justru tersandera dalam stagnasi yang memalukan. Di bawah kepemimpinan yang seharusnya membawa perubahan, yang terlihat justru kebuntuan,
kebingungan arah, dan minimnya keberanian mengambil keputusan strategis.

Bupati dinilai gagal menunjukkan kapasitas sebagai pemimpin. Pemerintahan berjalan tanpa akselerasi, tanpa gebrakan, dan tanpa arah yang jelas.

Yang muncul ke publik hanyalah retorika yang berulang-ulang, penuh janji, tetapi kosong realisasi.

Terlalu banyak omon-omon, terlalu sedikit kerja nyata.
Salah satu indikator paling nyata dari mandeknya kepemimpinan ini adalah tidak dilakukannya mutasi dan rotasi jabatan hingga saat ini. Padahal, birokrasi yang sehat membutuhkan penyegaran dan evaluasi.

Ketika tidak ada perubahan, maka patut dipertanyakan: apakah ini ketidakmampuan, atau justru ada kepentingan yang sengaja dipertahankan?

Alih-alih fokus membenahi tata kelola pemerintahan, energi kekuasaan justru terkuras pada cawe-cawe politik. Kepentingan kelompok dan manuver kekuasaan terlihat lebih dominan dibanding kepentingan rakyat.

Pemerintahan kehilangan orientasi pelayanan, berubah menjadi arena kompromi politik.

Lebih ironis lagi, 11 janji politik yang dulu digaungkan dengan penuh semangat kini tak lebih dari dokumen kampanye tanpa implementasi. Tidak ada roadmap yang jelas, tidak ada capaian yang bisa dibanggakan. Rakyat yang dulu diberi harapan, kini dibiarkan dalam ketidakpastian.

Baca Juga:  GERAK CEPAT POLSEK BANDAR UNGKAP KASUS CURANMOR, PELAKU DIRINGKUS KURANG DARI 3 JAM

Kondisi ini bukan sekadar kegagalan administratif—ini adalah kegagalan moral dalam memegang amanah. Mandat rakyat bukan untuk dipajang, tetapi untuk dijalankan. Ketika janji dilupakan dan tanggung jawab diabaikan, maka kepercayaan publik akan runtuh dengan sendirinya.

Ketua Kaliber Aceh secara tegas memberikan rapor merah kepada Bupati Aceh Tenggara. Penilaian ini mencerminkan akumulasi kekecewaan publik yang selama ini dipendam. Ini adalah alarm keras bahwa pemerintahan sedang berada di jalur yang salah.

Jika situasi ini terus dipertahankan, maka Aceh Tenggara tidak hanya kehilangan momentum pembangunan, tetapi juga menghadapi krisis legitimasi kepemimpinan. Rakyat tidak akan terus diam. Ketika harapan berubah menjadi kemarahan, maka gelombang tekanan publik adalah keniscayaan.

Sudah saatnya Bupati berhenti bersembunyi di balik retorika dan mulai menunjukkan kerja nyata.
Bupati jangan anti dengan kritikan.jadikan kritikan itu bius stamina kerja demi rakyat.

Evaluasi total harus dilakukan. Reformasi birokrasi tidak bisa ditunda. Janji politik harus segera ditagih dengan langkah konkret, bukan sekadar narasi.

Jika tidak mampu, maka kejujuran politik diuji: berani memperbaiki atau memilih menyingkir.

Aceh Tenggara tidak kekurangan kata-kata. Aceh Tenggara kekurangan tindakan. Dan rakyat sudah terlalu lama menunggu.

Berita Terkait

Tak Berkutik! Dua Pelaku Penggelapan Diciduk Polisi, Lima Kendaraan Diamankan
‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Komsos Bersama Warga Blang Kekumur
Presma UGP desak Bupati Aceh Tengah: evaluasi & copot Direktur PDAM Tirta Tawar! 
Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas
Menteri Kebudayaan Dijadwalkan Resmikan Taman Budaya Sekaligus Buka PPN XIV di Aceh Tengah
Nikmati Pesona Danau Lut Tawar, Staycation Berkelas di Gayo Belangi Resort Takengon
Kapolres Bener Meriah Bersama Forkopimda Tinjau Langsung TPS Pemilihan Reje Kampung
Gelapkan Uang Setoran Rp40,8 Juta, Sales Perusahaan Diamankan Satreskrim Polres Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Penuh Berkah, Polres Aceh Tengah Berbagi dengan Amil Jenazah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:39 WIB

Aksi Kemanusiaan Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tengah Gelar Donor Darah Untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:07 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Hadiri Penyerahan BLT Dana Desa di Kekuyang ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:43 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tengah Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Murid TK

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:31 WIB

Tak Berkutik! Dua Pelaku Penggelapan Diciduk Polisi, Lima Kendaraan Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:49 WIB

BABINSA KORAMIL 02/BEBESEN KOMSOS DENGAN BEBERAPA MAHASISWI UNIVERSITAS ALWASLIYAH TAKENGON

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:28 WIB

Presma UGP desak Bupati Aceh Tengah: evaluasi & copot Direktur PDAM Tirta Tawar! 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:49 WIB

Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

Berita Terbaru