‎CEO PT Rumah Tani Nusantara Sebut Kentang Gayo Mampu Saingi Kualitas Terbaik Nasional

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Komoditas hortikultura dari dataran tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk unggulan dari daerah lain di Indonesia, termasuk kentang asal Dieng.

Hal ini sejalan dengan meningkatnya penyerapan pasar terhadap komoditas asal Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam satu semester terakhir.

CEO PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menyatakan kualitas kentang Gayo kini berada pada level yang sebanding dengan sentra penghasil kentang utama di Indonesia.

Sebelumnya, kentang asal Sumatra kerap dikategorikan dalam kualitas Grade B di bawah kentang Dieng, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kentang terbesar dan terbaik di Indonesia.

“Setelah dilakukan upaya re-branding dan perbaikan standar pengemasan (packing), produk kita kini bisa bersaing di Pulau Jawa. Hal ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi petani lokal,” ujar

‎Bahtiar dalam kegiatan pelepasan komoditas di Gudang Rumah Tani Nusantara, Pendere Saril, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Rabu (6/5/2026).
‎Berkat jaringan kerja sama dengan Rumah Tani Nusantara, pengiriman komoditas hasil pertanian masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah menunjukkan capaian positif sejak November 2025 hingga Mei 2026.

Untuk komoditas kentang saja, tercatat sebanyak 400 ton telah dikirim dan dipasarkan oleh perusahaan tersebut. Secara kumulatif, total komoditas pertanian yang diserap dari wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah mencapai 1.200 ton dalam periode Desember 2025 hingga Mei 2026.

Pada kegiatan yang berlangsung Rabu sore itu, Rumah Tani Nusantara kembali melepas pengiriman sebanyak 45 ton logistik yang terdiri dari 40 ton alpukat dan 10 ton kentang menuju pasar luar daerah.

Selain kentang, Bahtiar menyebut cabai asal Takengon juga memiliki kualitas unggul yang mampu bersaing di pasar Pulau Jawa maupun tingkat nasional.

Menurutnya, masuknya pasokan cabai dari Aceh Tengah dan Bener Meriah turut membantu menjaga stabilitas harga cabai di sejumlah daerah, termasuk di ibu kota, pada momentum Natal lalu.

Koordinator Rumah Tani Nusantara, Helmia, mengatakan pihaknya terus berupaya memperluas jaringan pemasaran hasil pertanian masyarakat agar komoditas lokal memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan pasar yang lebih stabil.

“Kami ingin hasil pertanian petani Gayo semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar nasional secara berkelanjutan. Dengan kualitas yang dimiliki saat ini, kami optimistis komoditas dari Aceh Tengah dan Bener Meriah dapat terus berkembang,” ujar Helmia.

Rumah Tani Nusantara berharap volume serapan hasil pertanian dari petani lokal dapat terus meningkat. Hal ini menjadi komitmen penting mengingat distribusi komoditas sempat mengalami kendala pascabencana beberapa waktu lalu.

‎Pada 2026, peningkatan serapan hasil pertanian diharapkan menjadi salah satu katalisator dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah dataran tinggi Gayo.

Baca Juga:  Catat Tanggalnya, Pasar Murah Digelar 4 Maret 2026 di Pegasing, Harga Paket Sembako Rp. 162 Ribu

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Jalin Silaturahmi dengan Peternak Sapi di Desa Nunang Antara
Sekda Mursyid Buka Secara Resmi Sosialisasi Fatwa MPU Tentang Judi Online, Narkoba, Pembegalan, Dan Perundungan
Remaja 15 Tahun Sempat Pergi dari Rumah di Aceh Tengah Ditemukan Selamat, Polisi Lakukan Pendalaman
‎Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah Hadiri Peresmian MBG di Asrama Kompi Blang Kolak II
Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Peresmian MBG di Asrama Kompi Blang Kolak dua
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Pasar Pekan Rabu
‎Dandim 0106/Aceh Tengah Launching SPPG di Asrama Kompi, Dukung Program Nasional Gizi
Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Larangan PETI di Linge, Edukasi Warga Cegah Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:03 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Jalin Silaturahmi dengan Peternak Sapi di Desa Nunang Antara

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:40 WIB

Sekda Mursyid Buka Secara Resmi Sosialisasi Fatwa MPU Tentang Judi Online, Narkoba, Pembegalan, Dan Perundungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:34 WIB

‎CEO PT Rumah Tani Nusantara Sebut Kentang Gayo Mampu Saingi Kualitas Terbaik Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:07 WIB

Remaja 15 Tahun Sempat Pergi dari Rumah di Aceh Tengah Ditemukan Selamat, Polisi Lakukan Pendalaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:04 WIB

‎Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah Hadiri Peresmian MBG di Asrama Kompi Blang Kolak II

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:33 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gelar Gotong Royong Bersihkan Pasar Pekan Rabu

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:29 WIB

‎Dandim 0106/Aceh Tengah Launching SPPG di Asrama Kompi, Dukung Program Nasional Gizi

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:45 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Pasang Spanduk Larangan PETI di Linge, Edukasi Warga Cegah Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru