DPRK Aceh Tengah Bahas Persiapan Sakral “Munik ni Reje Kerejeen Linge XXI”

- Editor

Kamis, 23 Januari 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilargayonews.com | Takengon : Dalam upaya melestarikan sejarah dan identitas budaya Gayo, DPRK Aceh Tengah menggelar rapat kerja membahas persiapan acara sakral “Munik ni Reje Kerejeen Linge XXI”, Rabu 22 Januari 2025.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRK itu dihadiri berbagai elemen penting, termasuk Ketua Dewan Adat Gayo, Tagore Abubakar, Muchlis Gayo, Ibnu Hadjar Lut Tawar, serta sejumlah akademisi terkemuka seperti Azman, Tgk Irwansyah, Dr. Indra, Lahat, dan Zam Zam Mubarak.

Pertemuan ini turut disaksikan oleh Pj Sekda Aceh Tengah, Erwin Pratama, dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRK Aceh Tengah, Susilawati, didampingi anggota dewan Hasbullah, Syukri, M. Syahrir, Sastra Mahyadi, dan Azhari Win Mus.

Dalam diskusi, Susilawati menegaskan, pelestarian sejarah dan adat istiadat Gayo harus menjadi perhatian bersama semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat adat, dan akademisi.

“Melalui Munik ni Reje Kerejeen Linge XXI, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menguatkan kembali identitas budaya Gayo di tengah arus modernisasi. Komitmen ini membutuhkan sinergi dari seluruh elemen,” ujar Susilawati.

Baca Juga:  Aceh Tengah Jadi Titik Strategis Panen Raya Padi Serentak Bersama Presiden RI Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto

Dengan tekad bersama seluruh elemen, Susilawati berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelamatkan dan meneguhkan kembali identitas Gayo dalam bingkai sejarah, adat, dan budaya.

Pernyataan tersebut diamini oleh Azman, salah satu akademisi, yang menyebut bahwa acara ini merupakan upaya meneguhkan kembali warisan budaya Gayo dalam konteks sejarah, adat, dan budaya.

“Kajian akademis mengenai kesejarahan Gayo akan terus diperkuat dan disempurnakan,” tambahnya.

Namun, waktu pelaksanaan kegiatan masih dalam pembahasan. Menurut Azman, koordinasi lebih lanjut diperlukan untuk memfinalisasi agenda tersebut.

Azman juga menjelaskan bahwa mekanisme “Munik ni Reje” akan melalui proses sakral bernama “Menengon Tuah” yang melibatkan “Pasal Opat.”

Kegiatan ini rencananya dilaksanakan di kawasan bersejarah Umah Pitu Ruang, Linge, Aceh Tengah, lokasi yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Gayo.

“Kami memastikan proses ini akan berjalan sesuai dengan tradisi dan adat istiadat. semoga semua yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan masyarakat Gayo,” pungkas Azman. ***

Berita Terkait

TNI AD Kerahkan Alat Berat Untuk Pembesihan Jalan Takengon – Bintang
Polres Aceh Tengah Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Kapolres Tekankan Kepedulian Pasca Bencana
Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak
Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh Gotong Royong Bantu Pembersihan dan Perbaikan Tempat Ibadah
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana
Kasat Lantas Polres Aceh Tengah Tinjau Lokasi Tanah Longsor Jalan Blang Mancung–Simpang Balek
Satgas Gulbencal TNI Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir dan Longsor di Desa Burlah
‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:42 WIB

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:10 WIB

KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:38 WIB

‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:53 WIB

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Berita Terbaru