Kutacane -Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Aceh Tenggara yang bersumber dari APBN Tahun 2026 mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Minggu 9 Agustus 2026
Lembaga Organisasi Garda Bela Negara Nasional Kabupaten Aceh Tenggara ( GBNN )Data di lapangan menunjukkan, ratusan titik irigasi di wilayah Aceh Tenggara kini mendapat sentuhan program tersebut.
Program P3-TGAI ini berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Di Aceh, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera I Banda Aceh, Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera I.
“Di lapangan, proyek P3-TGAI ini menyentuh langsung masyarakat. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kualitas jaringan irigasi agar pengairan ke sawah lebih lancar serta merata .mengurangi pengangguran, menumbuhkan perekonomian masyarakat, ujar sumber dari pelaksana di lapangan.
Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Organisasi Garda Bela Negara Nasional (DPC GBNN) Aceh Tenggara memberikan apresiasi atas pelaksanaan program P3-TGAI di daerah.
“Kami mengapresiasi program P3-TGAI dari Kementerian PU ini. Program seperti ini sangat dibutuhkan petani di Aceh Tenggara. Dengan irigasi yang baik, diharapkan produktivitas pertanian bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” kata Ketua DPC GBNN Aceh Tenggara.
GBNN juga berharap pelaksanaan program ke depan terus diawasi agar tepat sasaran, transparan, dan hasilnya bisa dijaga bersama oleh masyarakat dan pemerintah.
Program P3-TGAI merupakan upaya pemerintah pusat untuk mempercepat perbaikan dan peningkatan fungsi jaringan irigasi tersier melalui pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di tingkat desa.
( Syah Putra )






