KAMPUNG RAWE – (20 Januari 2026) Di tengah sejuknya perbukitan Kampung Rawe, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Suna 2025 sukses menggelar program psikoedukasi bertajuk “Ruang Ceria”. Kegiatan ini dirancang khusus sebagai bentuk pendampingan psikososial bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Alih-alih menggunakan istilah medis yang berat, para mahasiswa memilih pendekatan yang lebih akrab di telinga masyarakat. Di dalam tenda oranye yang menjadi pusat aktivitas, suasana tampak hangat dan hidup. Anak-anak berkumpul bersama para mahasiswa untuk belajar, bermain, dan berbagi cerita, menciptakan sebuah ruang aman bagi mereka untuk mengekspresikan diri secara positif.
“Kami ingin memberikan lebih dari sekadar bantuan fisik. Melalui Ruang Ceria ini, kami ingin memastikan bahwa tawa dan harapan anak-anak di Kampung Rawe tetap terjaga,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KPM UIN Suna.
Kolaborasi di Balik Tenda Oranye
Pantauan di lokasi menunjukkan keakraban antara mahasiswa dan peserta. Dengan mengenakan rompi identitas bertuliskan “KPM UIN SUNA 2025 KAMPUNG RAWE”, para mahasiswa duduk melingkar di atas terpal biru bersama anak-anak, membimbing mereka dalam berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.
Program ini tidak hanya fokus pada keceriaan sesaat, tetapi juga memberikan edukasi bagi anak-anak agar lebih tangguh dalam menghadapi situasi sulit di masa depan. Dukungan dari Permata Indonesia memastikan kegiatan ini berjalan lancar dengan penyediaan fasilitas dan bingkisan semangat bagi setiap anak yang hadir.






