Sebulan Lebih Belajar di Tenda, Murid MIN 4 Aceh Tengah Keluhkan Panas dan Cepat Letih ‎

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Sudah lebih dari satu bulan, sejumlah murid MIN 4 Aceh Tengah terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di tenda darurat akibat dampak bencana hidrometeorologi yang merusak ruang kelas sekolah mereka. Kondisi ini terjadi di Desa Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Tenda darurat tersebut digunakan sebagai ruang belajar sementara bagi siswa kelas I dan II, setelah dua ruang kelas mengalami kerusakan akibat banjir serta retakan pada dinding bangunan yang dinilai berisiko untuk digunakan.

Belajar di tenda dengan fasilitas yang sangat terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi para siswa yang masih berusia dini. Tanpa meja dan kursi, anak-anak terpaksa menulis sambil duduk di lantai, sehingga kerap mengeluhkan cepat lelah dan kesulitan saat mengikuti pelajaran.

“Kondisinya tentu tidak senyaman belajar di dalam kelas. Anak-anak kesulitan menulis karena tidak ada meja,” ujar salah seorang guru MIN 4 Aceh Tengah, Suci Rahmadani, kepada media ini, Jumat (30/1/2026).

Selain keterbatasan fasilitas, suhu panas di dalam tenda juga menjadi keluhan utama. Pada pagi hari suasana masih terasa sejuk, namun menjelang siang tenda berubah menjadi pengap dan panas, sehingga membuat siswa sulit berkonsentrasi.

Jika tenda dibuka untuk mengurangi panas, proses belajar justru kembali terganggu akibat aktivitas warga yang lalu-lalang di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menuntut guru bekerja lebih ekstra untuk menjaga fokus dan perhatian siswa selama pembelajaran berlangsung.

Mengajar di tenda darurat juga membutuhkan pengawasan lebih ketat, mengingat sebagian besar siswa masih berada di usia awal sekolah dasar. Meski demikian, pihak sekolah memilih menggunakan tenda demi faktor keamanan, guna menghindari risiko apabila ruang kelas yang mengalami kerusakan tetap digunakan.

Meski kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, pihak sekolah berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait agar ruang kelas yang rusak dapat segera diperbaiki.

“Harapan kami tentu anak-anak bisa kembali belajar di kelas seperti biasa, dengan kondisi yang aman dan nyaman,” tutup Suci.***

Baca Juga:  Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Bersama Warga Gotong Royong di Desa Merah Pupuk

Berita Terkait

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital
‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional
‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang
Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum
Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
‎PT LMR Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan kepada Generasi Muda Lewat Edukasi dan Aksi Nyata di SMPN 30 Takengon
Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi
Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:39 WIB

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18 WIB

‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:57 WIB

‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17 WIB

Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:28 WIB

Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:54 WIB

Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:38 WIB

Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Sertijab Lima Pejabat Utama, Kapolres Aceh Tengah Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru