‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor

- Editor

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Takengon – Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) Kabupaten Aceh Tengah memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui audiensi bersama Bupati Aceh Tengah yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Aceh Tengah, Senin (3/8/2026). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam penanganan limbah pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Fokus pembahasan meliputi percepatan penanganan limbah bencana, khususnya limbah kayu yang masih tersisa akibat bencana hidrometeorologi 26 November 2025, penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta penyusunan langkah-langkah strategis yang mendukung percepatan pembangunan Aceh melalui pendekatan mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

Ketua PPA Kabupaten Aceh Tengah, Jaya Putra, menyampaikan bahwa organisasinya berkomitmen mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam berbagai program kebencanaan.

‎Dukungan tersebut diwujudkan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat di wilayah rawan bencana, penguatan kapasitas relawan, hingga mendorong pembangunan yang berorientasi pada pengelolaan limbah kayu pascabencana.

Menurut Jaya Putra, penanganan limbah pascabencana merupakan bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat.

‎Selain membersihkan material yang ditinggalkan bencana, pengelolaan limbah secara tepat juga dapat mengurangi risiko bencana lanjutan serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah menyambut baik kehadiran jajaran PPA dan mengapresiasi komitmen organisasi tersebut dalam mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya di bidang penanggulangan bencana dan pemulihan pascabencana.

Menurut Bupati, persoalan limbah pascabencana tidak dapat ditangani oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat agar setiap program yang dijalankan dapat berlangsung efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain membahas penanganan limbah pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025, kedua belah pihak juga menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan melalui rehabilitasi kawasan rawan longsor, normalisasi saluran drainase, pelestarian kawasan hutan dan daerah resapan air, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

PPA dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sepakat untuk terus membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah yang tangguh terhadap bencana.

‎Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan limbah pascabencana, mengurangi risiko kerugian di masa mendatang, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh Tengah.

Pertemuan di Ruang Kerja Bupati Aceh Tengah ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat untuk mewujudkan Aceh Tengah yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan bencana sekaligus mempercepat proses pemulihan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemerintah Aceh Tinjau RS Regional Takengon, Wabup Muchsin Dorong Percepatan Operasional Fasilitas Kesehatan Strategis

Berita Terkait

Bank Aceh Serahkan Dividen Rp. 3,2 Miliar kepada Pemkab Aceh Tengah, Tambah Pendapatan Daerah untuk Pembangunan
Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah
Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
‎Jembatan Perintis Garuda Tahap III Rampung, Siswa SD Negeri 10 Linge Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Rehabilitasi Gedung TK Negeri Umang, Wujud Kepedulian TNI terhadap Dunia Pendidikan
‎Diduga Pengadaan Material Revitalisasi TK ABA Mendale Tidak Sesuai RAB
‎Babinsa Koramil 05/Linge Dampingi Petani Rawat Tanaman Cabai di Desa Kute Riyem
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Bank Aceh Serahkan Dividen Rp. 3,2 Miliar kepada Pemkab Aceh Tengah, Tambah Pendapatan Daerah untuk Pembangunan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:06 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:12 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Rehabilitasi Gedung TK Negeri Umang, Wujud Kepedulian TNI terhadap Dunia Pendidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:07 WIB

‎Diduga Pengadaan Material Revitalisasi TK ABA Mendale Tidak Sesuai RAB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:40 WIB

‎Babinsa Koramil 05/Linge Dampingi Petani Rawat Tanaman Cabai di Desa Kute Riyem

Berita Terbaru