Jangan pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih di Agara Dikolusi JugaAda apa pembuatan Akte Notaris Harus Satu pintu

- Editor

Selasa, 8 Juli 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Kutacane – Sejarah bangsa ini tak pernah absen dari jejak langkah pemuda. Sedari Sumpah Pemuda 1928 hingga Reformasi 1998, keterlibatan generasi muda selalu hadir dalam babak-babak penting perjalanan Indonesia. Tak berlebihan jika dikatakan, darah perjuangan dan semangat perubahan itu mengalir deras di nadi generasi muda.

Tentu tak bisa menafikan peran tokoh-tokoh muda dalam proses lahirnya bangsa ini. Para pemuda seperti Soekarno, Hatta, Kh. Wahid Hasyi, Sjahrir, hingga Tan Malaka, telah sejak awal mengambil peran strategis dalam menentang penjajahan dan merumuskan cita-cita kemerdekaan.

Presiden Prabowo Subianto dalam masa jabatannya baru-baru ini melakukan berbagai trobosan,diantaranya adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dilansir dari portal resminya merahputih.cop.id, Program ini lahir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui semangat ekonomi gotong royong, kekeluargaan, dan saling membantu satu sama lain.

Namun di Kabupaten Aceh Tenggara,dalam pembentukan Koperasi Merah Putih tak ubahnya bagaikan ilalang di tiup Angin,kenapa karena mulai dari pengurus , pembuatan Akte Notaris sudah di arahkan seperti dalam kepengurusan sudah diarahkan oleh oknum kepala Dinas untuk dijadikan sebagai pengurus ,Akte Notaris sudah di arahkan kesalah satu Notaris Ternama di Aceh Tenggara.

Masalah kemiskinan di Indonesia, khususnya Aceh Tenggara didesa desa, masih sangat kompleks dan mengakar kuat. Alih-alih menjadi tempat warga hidup layak, desa justru makin terpuruk dalam lingkaran kemiskinan. Mengacu pada teori Chambers, penyebabnya mencakup rendahnya pendapatan, pendidikan, kesehatan, keterasingan, dan kerentanan.

Baca Juga:  ‎Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Silih Nara, Dua Rumah Ikut Terdampak

Kondisi ini terus berulang dan menjadi penghambat utama keluar dari jeratan kemiskinan. Dari sini, lahirlah Koperasi Merah Putih sebagai solusi besar yang ditawarkan pemerintah.

Sayang beribu kali sayang di bumi Alas Metuah ini banyak Para Oknum pejabat teras yang bermain mengambil keuntungan dari terbentuknya Koperasi Merah Putih yang menjadi program Presiden Prabowo.

Di Aceh Tenggara ada 385 Desa membentuk Koperasi Merah Putih,dengan pembiayaan pembuatan akte notaris sebesar Rp.2.500.000/perdesa.ini tidak lepas dari peran Oknum dinas terkait dalam pembiayaannya.Sudahkah sesuai Juklak Juknis pembuatan pengurus

Masalah pembentukan Koperasi Merah Putih silakan diserahkan kepada Pengurus Desa untuk dimusyawarahkan bukan dengan menekan kepala Desa untuk dimasukan Timses pemenangan Bupati terpilih di Desa untuk menjadi pengurus,Kata kata perbaikan hanya slogan ,malah tambah parah kolusinya yang bisa jadi menciptakan Korupsi

Jangan main main dengan program Presiden Prabowo saya ketua LSM Kaliber Aceh akan terus memantau terkait kecurangan pembentukan Kepengurusan Koperasi Merah Putih,serta pengurus titipan oknum pejabat Dinas terkait.

Berita Terkait

‎Bupati Aceh Tengah Tinjau Genangan Air PLTA Peusangan, Didampingi Wabup Muchsin Hasan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran
‎Pujakesuma Aceh Minta SPPG Diperkuat, Wacana Pengalihan MBG ke Kantin Sekolah Perlu Dikaji Matang
Lima Jurnalis Hilang Saat Meliput Anak Gunung Krakatau, SMSI Aceh Tengah: Semoga Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Polisi Hadir Sejak Pagi, Strong Point Polres Bener Meriah Jaga Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Lalu Lintas
Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana
Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan
Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:58 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Tinjau Genangan Air PLTA Peusangan, Didampingi Wabup Muchsin Hasan

Kamis, 10 September 2026 - 08:11 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran

Kamis, 10 September 2026 - 06:36 WIB

‎Pujakesuma Aceh Minta SPPG Diperkuat, Wacana Pengalihan MBG ke Kantin Sekolah Perlu Dikaji Matang

Rabu, 9 September 2026 - 09:50 WIB

Polisi Hadir Sejak Pagi, Strong Point Polres Bener Meriah Jaga Keselamatan Pelajar dan Kelancaran Lalu Lintas

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIB

Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana

Rabu, 9 September 2026 - 05:29 WIB

Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan

Rabu, 9 September 2026 - 05:27 WIB

Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 04:21 WIB

‎Dr. Rasidah Resmi Ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah

Berita Terbaru

Banda aceh

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:11 WIB