KALIBER Aceh Bongkar Dugaan Penimbunan Bantuan Banjir di Gudang BPBD. Sekda Dinilai sesat publik

- Editor

Selasa, 20 Januari 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KALIBER Aceh secara tegas menuntut penjelasan terbuka atas temuan bantuan donasi korban banjir yang diduga ditahan dan dibiarkan menumpuk di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara.

KALIBER menilai alasan “cadangan untuk kebakaran” yang disampaikan pihak BPBD sebagai dalih yang tidak masuk akal dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Ketua KALIBER Aceh, Zoel Kenedi alias ZK Agara, menyatakan bahwa langkah lembaganya murni demi kepentingan kemanusiaan. Namun ironisnya, alih-alih dilakukan evaluasi internal, justru muncul berbagai tudingan yang diarahkan kepada KALIBER.

“Alih-alih mengevaluasi kinerja sendiri, kami malah dituding macam-macam. Ini patut diduga sebagai upaya menutupi kesalahan dengan cara mengalihkan isu dan melempar tuduhan ke pihak lain,” tegas ZK dengan nada keras.

ZK menegaskan bahwa inti persoalan yang dipertanyakan sangat jelas dan tidak perlu dipelintir, yakni mengapa bantuan yang secara khusus dihimpun untuk korban banjir tidak segera disalurkan, tetapi justru menumpuk di gudang.
“Kami hanya minta satu hal: jelaskan ke publik, kenapa bantuan korban banjir ditahan. Jangan logika publik dipaksa menerima alasan bahwa bantuan banjir dijadikan cadangan kebakaran. Itu tidak rasional,” katanya.

Menurut KALIBER Aceh, alasan tersebut tidak hanya keliru secara logika, tetapi juga berbahaya karena mengaburkan prinsip dasar penyaluran bantuan kemanusiaan. Setiap donasi memiliki peruntukan yang jelas dan tidak boleh dialihkan sesuka hati.

Baca Juga:  HUT Aceh Tenggara ke-51: Semarak Uforia, Tapi Rakyat Masih Tidur di Balik Baliho

Banjir dan kebakaran itu bencana berbeda, kebutuhannya berbeda. Bantuan untuk korban banjir wajib disalurkan kepada korban banjir, bukan disimpan, apalagi dengan alasan yang mengada-ada,”
Jika memang ada instansi yg di libatkan seperti Wartawan ataupun LSM apakah mereka di SK kan oleh pihak dinas.lanjut ZK.

KALIBER Aceh menegaskan bahwa sikap kritis yang mereka lakukan adalah fungsi kontrol sosial yang sah, legal, dan dijamin undang-undang. Pihaknya menolak keras stigma bahwa LSM yang bersuara kritis dianggap mencari-cari kesalahan atau mengganggu stabilitas.
“Kami tidak menuduh, tidak memaksa, dan tidak melanggar hukum. Yang kami lakukan adalah mengingatkan: jangan main-main dengan bantuan rakyat dan penderitaan korban bencana,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, KALIBER Aceh memperingatkan agar BPBD Aceh Tenggara dan instansi terkait berhenti membangun narasi pembenaran dan serangan balik terhadap masyarakat sipil.

Menurut KALIBER, yang dibutuhkan publik bukan alasan, tetapi transparansi dan keberanian membuka data penyaluran bantuan secara jujur.

“Kalau tidak ada yang disembunyikan, kenapa harus defensif? Transparansi adalah satu-satunya cara menjaga kepercayaan rakyat,” pungkas ZK.

Berita Terkait

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara
Berita ini 271 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:31 WIB

Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Koramil 05/Linge Capai Progres Signifikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:52 WIB

Polres Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Perkuat Pelayanan dan Zona Integritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:25 WIB

Personel Satgas Gulbencal Laksanakan Pembersihan dan Perluasan Jalan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:50 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:48 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Berita Terbaru