Kawal Proses Hukum, Flower Aceh Kecam Penganiayaan Anak di Aceh Tengah

- Editor

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Flower Aceh mengecam keras kasus penganiayaan terhadap seorang anak di bawah umur di Kabupaten Aceh Tengah dan menegaskan akan mengawal proses hukum perkara tersebut hingga tuntas. Kasus ini kini telah berlanjut ke tahap penuntutan.

Flower Aceh menilai kekerasan terhadap anak merupakan kejahatan serius yang menuntut tanggung jawab negara dalam memastikan perlindungan, keselamatan, serta pemulihan korban secara menyeluruh.

Manager Penanganan Kasus Flower Aceh, Fitri, mengatakan anak korban kekerasan tidak boleh kembali menjadi korban dalam proses hukum. Negara, menurutnya, wajib memastikan seluruh tahapan penanganan perkara mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk pendampingan hukum yang ramah anak serta pemulihan psikososial yang berkelanjutan.

“Anak korban kekerasan tidak boleh mengalami viktimisasi berlapis. Proses hukum harus melindungi, bukan justru melukai kembali,” kata Fitri, Minggu (1/2/2026).

Sementara itu, Ketua Forum Perempuan Muda (FPM) Aceh, Dinah Anzani, menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan kewajiban negara. Setiap pembiaran terhadap kekerasan terhadap anak, kata dia, adalah bentuk pelanggaran hak asasi anak yang tidak boleh ditoleransi.

Hal senada disampaikan Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati. Ia mendesak aparat penegak hukum menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan berperspektif hak anak, serta menjatuhkan hukuman yang setimpal kepada pelaku sebagai bentuk keadilan bagi korban dan upaya pencegahan kekerasan serupa di masa depan.

Baca Juga:  Ketua DPRK Aceh Tengah Hadiri Dialog Lintas Agama: "Kerukunan Adalah Kekuatan"

“Penanganan kasus ini tidak boleh berhenti pada proses hukum semata. Pemerintah daerah harus memperkuat sistem perlindungan anak, termasuk layanan pemulihan, mekanisme pencegahan, serta pengawasan terhadap pihak-pihak yang berpotensi melakukan kekerasan,” ujar Riswati.

Flower Aceh menyatakan akan terus mengawal proses hukum kasus ini bersama elemen masyarakat sipil lainnya, sekaligus mendorong perbaikan kebijakan dan praktik perlindungan anak agar hak-hak anak di Aceh benar-benar terpenuhi.

Perkara penganiayaan terhadap anak di bawah umur tersebut terjadi di Kabupaten Aceh Tengah dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor 139 tertanggal 17 Agustus 2025, yang ditangani oleh Satreskrim Polres Aceh Tengah.

Empat orang pemuda berusia 20 hingga 22 tahun telah ditetapkan sebagai tersangka.
Korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 17 tahun.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami penganiayaan secara bersama-sama di beberapa lokasi berbeda hingga akhirnya diselamatkan oleh warga dan diamankan oleh aparat kepolisian untuk mendapatkan perlindungan serta penanganan lebih lanjut.

Para tersangka dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berita Terkait

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah Bersihkan Material Longsor dan Banjir Bandang
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Karya Bakti Bersama Warga di Kute Nireje
Dandim 0106 Aceh Tengah Pimpin Rapat KDMP di Makodim
Pengembalian TKD Rp. 824,8 Miliar untuk Aceh Disalurkan ke 15 SKPA, Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai Dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak
Pengembalian TKD Rp. 824,8 Miliar untuk Aceh Disalurkan ke 15 SKPA, Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai Dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak
Polisi Selidiki Kasus Anak Hilang di Aceh Tengah, Korban Ditemukan Selamat dan telah kembali bersama Keluarganya
Bawa Sejumlah Bantuan Masa Panik, Wabup Muchsin : Pemerintah harus Hadir Memenuhi Kebutuhan Korban Kebakaran
Samapta Polres Aceh Tengah Gencarkan Patroli Lebaran, Ciptakan Rasa Aman bagi Masyarakat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:49 WIB

Pengembalian TKD Rp. 824,8 Miliar untuk Aceh Disalurkan ke 15 SKPA

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:43 WIB

Aceh Tengah Dapat Dana Otsus Rp. 1,1 Miliar, Tidak Terima Tambahan DAU Penaggulangan Bencana

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:36 WIB

Pengembalian TKD Rp. 824,8 Miliar untuk Aceh Disalurkan ke 15 SKPA

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:30 WIB

Pengembalian TKD Rp. 824,8 Miliar untuk Aceh Disalurkan ke 15 SKPA, Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai Dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:27 WIB

Pengembalian TKD Rp. 824,8 Miliar untuk Aceh Disalurkan ke 15 SKPA, Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai Dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:13 WIB

Polisi Selidiki Kasus Anak Hilang di Aceh Tengah, Korban Ditemukan Selamat dan telah kembali bersama Keluarganya

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:32 WIB

Bawa Sejumlah Bantuan Masa Panik, Wabup Muchsin : Pemerintah harus Hadir Memenuhi Kebutuhan Korban Kebakaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:50 WIB

Polres Aceh Tengah Intensifkan Patroli Mudik Hari Ke-5, Jalur Wisata Dipastikan Aman dan Lancar

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Dandim 0106 Aceh Tengah Pimpin Rapat KDMP di Makodim

Jumat, 27 Mar 2026 - 05:05 WIB