Kejari Aceh Tengah Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara Inkracht, Tegaskan Komitmen Pemberantasan Kejahatan

- Editor

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon,Pilargayonews.com -19 Maret 2025 , Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah melalui Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti menggelar kegiatan Pemusnahan Barang Bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Rabu (19/3), bertempat di halaman Kantor Kejari Aceh Tengah, Jl. Lebe Kader, Kampung Blang Kolak I, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 28 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap sepanjang periode Oktober 2024 hingga Februari 2025. Adapun rinciannya sebagai berikut:

21 perkara tindak pidana narkotika, terdiri dari:
17 perkara narkotika jenis sabu dengan total barang bukti 80,39 gram
4 perkara narkotika jenis ganja dengan total barang bukti 69,57 gram
5 perkara tindak pidana perjudian (maisir)
1 perkara tindak pidana kesehatan
1 perkara tindak pidana perdagangan orang (TPPO)

Pemusnahan dilakukan dengan berbagai metode, seperti membelender narkotika jenis sabu yang dilarutkan dalam air, membakar alat hisap sabu, ganja, dan barang bukti lainnya, serta menghancurkan barang elektronik seperti handphone dengan palu hingga tidak bisa digunakan kembali.

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait, di antaranya:
Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tengah, Andi Hendrajaya, SH, MH

Kepala Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Aceh Tengah, Riko Ari Pratama, SH.
Perwakilan Pengadilan Negeri Takengon, Hakim Chandra Khaerunas, SH, MH.
Perwakilan Polres Aceh Tengah dari Satuan Narkoba, Zulkarnain.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Wedya Audriza, SKM
Perwakilan BPOM Aceh Tengah, staf Bagian Obat, Fadhli Ramadhan.

Andi Hendrajaya, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penegakan hukum di Aceh Tengah.
“Kegiatan pemusnahan ini tidak hanya sekadar seremonial, tapi adalah bentuk komitmen kami untuk memberantas tindak pidana, khususnya narkotika dan kejahatan lain yang meresahkan masyarakat. Barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah hasil dari kerja keras aparat penegak hukum dan pengadilan dalam menyelesaikan proses hukum yang adil dan transparan,” ujarnya.

Baca Juga:  ‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Petani Panen Tomat di Desa Binaan

Sementara itu, Riko Ari Pratama, SH, menambahkan bahwa pemusnahan ini juga bertujuan untuk mencegah barang bukti tersebut disalahgunakan kembali.
“Dengan pemusnahan yang transparan dan melibatkan berbagai pihak, kami memastikan bahwa barang bukti ini tidak akan kembali ke masyarakat dan menjadi ancaman baru,” tegasnya.

Perwakilan Pengadilan Negeri Takengon, Chandra Khaerunas, SH, MH juga menyoroti pentingnya sinergi antar-aparat penegak hukum.
“Pemusnahan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami bersama dalam menegakkan keadilan dan menjaga keamanan publik,” tuturnya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Pasal 45 Ayat (1) dan (4), Pasal 46 Ayat (2), serta Pasal 270 KUHAP, yang menegaskan bahwa barang bukti yang bersifat terlarang atau membahayakan wajib dirampas untuk negara dan dimusnahkan setelah perkara memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht).

Dengan adanya pemusnahan ini, Kejari Aceh Tengah menegaskan komitmennya dalam menekan angka kriminalitas serta memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.

“Kami berharap langkah ini bisa menjadi pesan tegas kepada masyarakat bahwa negara tidak akan mentolerir segala bentuk tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika,” tutup Andi Hendrajaya.

Rill

Berita Terkait

Menteri Transmigrasi Langsung Respons Laporan Bupati Haili Yoga, Tim Kementerian Tinjau Korban Kebakaran Jagong Jeget
Persiapan Upacara HUT ke-81 RI Dimatangkan, Gladi Kotor Digelar di Lapangan Musara Alun
Kodim 0106/Aceh Tengah Siap Sukseskan Launching 2.500 Jembatan Garuda, Bukti Nyata TNI Hadir Membuka Akses dan Harapan Rakyat
‎HIMATARA IAIN Takengon Salurkan 40 Tabung Gas dan Bantuan Kebutuhan Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget
PT.Bank Syariah Indonesia, Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Satreskrim Polres Aceh Tengah Amankan Terduga Pelaku Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual terhadap Anak
‎Kodim 0106 Aceh Tengah Bangun 10 Jembatan, Perkuat Akses Transportasi Masyarakat
Voli Satukan Semangat, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Dim 0106/Kodim 0106 Aceh Tengah Raih Prestasi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Menteri Transmigrasi Langsung Respons Laporan Bupati Haili Yoga, Tim Kementerian Tinjau Korban Kebakaran Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Persiapan Upacara HUT ke-81 RI Dimatangkan, Gladi Kotor Digelar di Lapangan Musara Alun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Siap Sukseskan Launching 2.500 Jembatan Garuda, Bukti Nyata TNI Hadir Membuka Akses dan Harapan Rakyat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:37 WIB

‎HIMATARA IAIN Takengon Salurkan 40 Tabung Gas dan Bantuan Kebutuhan Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:29 WIB

PT.Bank Syariah Indonesia, Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Bupati Haili Yoga Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Tegaskan Komitmen Aceh Tengah Bersih dan Lingkungan Asri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

‎Kodim 0106 Aceh Tengah Bangun 10 Jembatan, Perkuat Akses Transportasi Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Voli Satukan Semangat, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Dim 0106/Kodim 0106 Aceh Tengah Raih Prestasi

Berita Terbaru