Kota Kutacane Gelap Gulita, Ketua Kaliber Aceh: “Kalau Nunggak, Ya Dibayar, Bukan Dibiarkan Padam!”

- Editor

Jumat, 20 Juni 2025 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Pilargayonews.com – Suasana malam di pusat Kota Kutacane, Ibu Kota Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), dalam beberapa bulan terakhir kian memprihatinkan. Puluhan unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di sepanjang Jalan Lintas Nasional dilaporkan padam total, menyebabkan kota dilingkupi kegelapan setiap malam.

Kondisi ini menuai keluhan dari masyarakat, terutama pengguna jalan yang merasa keselamatan mereka terancam. Selain rawan kecelakaan, padamnya lampu PJU juga menimbulkan rasa waswas dan tidak aman bagi pengendara dan pejalan kaki yang melintas di malam hari.

Salah satu warga, Indra (34), mengungkapkan bahwa lampu-lampu jalan yang sebelumnya menyala tidak stabil kini sudah lama mati tanpa ada perbaikan. “Dulu kadang nyala, kadang mati, tapi sekarang sudah mati total. Gelap sekali kalau malam, sangat berbahaya,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Komunitas Aktivis Lintas Barat (Kaliber) Aceh, Zoel Kenedi, angkat bicara. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk segera mengambil langkah konkret mengatasi persoalan ini.

“Kalau nunggak, ya dibayar, bukan dibiarkan padam. Masa warga harus terus-menerus hidup dalam kegelapan? Kalau memang dana APBK 2025 sudah cair, segera bayar tunggakan listrik PJU. Jangan tunggu sampai terjadi kecelakaan baru bertindak,” tegas Zoel Kenedi kepada Pilargayonews.com, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga:  Polres Aceh Tengah Tebar Senyum Kebahagiaan, Warga Paya Dedep Terima Sembako dan Tali Asih

Zoel juga mengingatkan agar pembayaran tagihan listrik PJU ke depan dilakukan secara disiplin dan tepat waktu. “Bayar sebelum tanggal 20 setiap bulan. Jangan hanya tunggakan pribadi yang dikejar, tapi kepentingan publik malah diabaikan,” sindirnya.

Lebih lanjut, Zoel menyebut kondisi ini sebagai potret buram tata kelola pemerintahan di Agara yang dinilainya sedang tidak dalam keadaan baik. “Aceh Tenggara saat ini dipimpin oleh dua Pj Bupati dan satu Bupati terpilih. Visi-misi perbaikan yang mereka gaungkan belum tercermin dalam pelayanan dasar seperti penerangan jalan. Jangan cuma sibuk cawe-cawe perbaikan yang bersifat seremonial, tapi hal mendasar seperti lampu jalan malah diabaikan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DLHK Aceh Tenggara belum memberikan keterangan resmi terkait tunggakan listrik PJU maupun rencana penanganan masalah tersebut.

Berita Terkait

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana
‎ ‎Ketua KALIBER Aceh Bantah Tudingan Masuk Tanpa Izin ke Gudang BPBD Aceh Tenggara ‎
KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan
‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara
Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:42 WIB

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:10 WIB

KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:38 WIB

‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:53 WIB

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Berita Terbaru