TAKENGON — Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 dengan menggelar kegiatan syukuran dan penyerahan bantuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LVRI Kabupaten Aceh Tengah, Jalan Lut Tawar SP 5 Nomor 01, Takengon, Rabu, 4 Februari 2026.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua LVRI Aceh, Kolonel (Purn) Djafar Karim, serta Pengurus DPP LVRI Pusat, Marsekal Pertama (Purn) Drs. Moh. Frans Yusuf, MM.
Turut hadir Ketua PC Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Aceh Tengah, Aulia Putra, S.STP., M.Si, serta jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LVRI Kabupaten Aceh Tengah, termasuk Kasah Bidjasari.
Selain jajaran LVRI, kegiatan ini juga dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, yakni Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si, serta Kepala Dinas Sosial Aceh Tengah, Drs. Windi Darsa, MM, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan dan peran LVRI di daerah.
Dalam sambutannya, Kolonel (Purn) Djafar Karim menyampaikan bahwa peringatan HUT LVRI ke-69 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan kebersamaan antara para veteran dan masyarakat.
Sementara itu, Marsekal Pertama (Purn) Drs. Moh. Frans Yusuf, MM menegaskan komitmen DPP LVRI untuk terus mendukung para veteran di seluruh Indonesia, baik melalui pembinaan organisasi maupun kegiatan sosial, termasuk penyaluran bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap veteran dan masyarakat.
Peringatan HUT LVRI ke-69 tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan, LVRI Peduli Bencana dan Maju Berjuang Bersama Rakyat Membangun Negeri Menuju Indonesia Emas.”
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekretaris LVRI Aceh, Aslama, yang juga merupakan Pengurus Pemuda Panca Marga (PPM) Aceh, menyampaikan paparan singkat terkait sejarah perjuangan di Tanah Gayo. Ia menjelaskan bahwa Bendera Sang Merah Putih pertama kali berkibar di Wilayah Gayo — meliputi Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Bener Meriah — dinaikkan di depan Gedung LVRI Aceh Tengah.
Menurut Aslama, peristiwa bersejarah tersebut menjadi simbol kuat perjuangan rakyat Gayo dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menegaskan peran strategis wilayah Gayo dalam sejarah perjuangan bangsa.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diikuti oleh para veteran, pengurus LVRI, organisasi keluarga besar LVRI, serta tamu undangan lainnya di Kabupaten Aceh Tengah.








