Malam Gembira Berubah Petaka, Pemuda Desa Buah Pala Tewas di Festival Seni

- Editor

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Pilargayonews.com – Semarak Festival Seni yang digelar di Stadion H. Syahadat, Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, berubah menjadi malam petaka. Seorang pemuda asal Desa Buah Pala tewas bersimbah darah di tengah keramaian saat acara berlangsung.

Peristiwa tragis ini terjadi dalam rangkaian acara hiburan yang menghadirkan Anggota DPR RI Muslim Ayub sebagai tokoh yang memprakarsai kegiatan tersebut. Alih-alih membawa keceriaan, festival yang diisi dengan hiburan musik dan joget-joget justru berakhir dengan kehilangan nyawa seorang anak muda.

Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, menilai tragedi ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan sebuah bentuk kelalaian terhadap aturan dan fatwa ulama yang sudah jelas melarang konser bercampur baur antara laki-laki dan perempuan hingga larut malam.

“MPU Aceh sudah mengeluarkan Fatwa No. 12 Tahun 2013 yang melarang konser dan pagelaran seni budaya yang bercampur laki-laki dan perempuan. Syariat ditinggalkan, hiburan dipaksakan. Akhirnya jatuh korban,” tegas Zoel Kenedi.

Baca Juga:  Tragis! Satu Keluarga Diduga Hanyut di Sungai Weh Reseh, Dua Jenazah Sudah Ditemukan

Ia menambahkan, hiburan memang tidak dilarang, tetapi harus memperhatikan syariat Islam dan keselamatan masyarakat. Jika pemerintah daerah dan para pejabat justru ikut larut dalam hiburan tanpa menghiraukan marwah Aceh, maka nyawa rakyat akan terus terancam.

“Wakil rakyat semestinya membawa maslahat, bukan mudharat. Pemerintah daerah pun harus tegas, jangan mengorbankan marwah Aceh demi popularitas sesaat. Hiburan boleh, tapi jangan sampai ada nyawa melayang,” ujarnya.

Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi dan penyebab tewasnya pemuda tersebut. Sementara itu, duka mendalam menyelimuti keluarga korban di Desa Buah Pala.

 

Oleh : Zoel Kennedy ketua Kaliber Aceh

Berita Terkait

Suami Tewas, Istri Kritis dalam Dugaan Pencurian dengan Kekerasan di Bener Meriah
Rumah Warga Wih Nongkal Ludes Terbakar, Pemilik Sedang Dirawat di RS Datu Beru
Wabup Muchsin Hasan Kunjungi Kampung Tanjung, Jemput Siswa Sekolah Akibat Jembatan Putus
Polres Aceh Tengah Amankan Pelaku Pencurian Mesin Giling Kopi di Silih Nara, Satu Rekan Masih Buron
Polsek Pintu Rime Gayo Amankan TKP dan Bantu Proses Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Simpang Lancang
Babinsa Koramil 04/Bintang Jalin Silaturahmi dengan Pedagang Gas LPG di Desa Kuala I
Kecelakaan Maut di Jalan Bireuen–Takengon, Satu Pengendara Meninggal Dunia
Ramai-ramai korupsi untuk membuncitkan perut,persekongkolan legislatif dan eksekutif
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:31 WIB

Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Koramil 05/Linge Capai Progres Signifikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:52 WIB

Polres Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Perkuat Pelayanan dan Zona Integritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:25 WIB

Personel Satgas Gulbencal Laksanakan Pembersihan dan Perluasan Jalan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:50 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:48 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Berita Terbaru