Takengon – pilargayonews.com |Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menambah dua unit alat berat jenis excavator guna mempercepat pembukaan akses jalan Bintang–Serule–Simpang Kraft, Kabupaten Aceh Tengah, yang terdampak longsor.
Penambahan armada alat berat tersebut diturunkan langsung ke lokasi untuk mempercepat pembersihan material longsoran serta normalisasi badan jalan yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat.
Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Tengah, Pijas Visara, menyampaikan bahwa pembukaan akses jalan Bintang–Serule menjadi prioritas pemerintah karena jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.
“Kami mengucapkan terimakasih ke pada Bapak Kadis PUPR Aceh terkait penambahan dua unit excavator ini, karena merupakan langkah percepatan pembukaan akses jalan Bintang–Serule–Simpang Kraft. Jalan ini sangat penting karena masih ada 3 desa yang terisolir yang belum terbuka akses sama sekali, yaitu desa Jamur Konyel, Atu Payung dan Serule, sehingga menjadi prioritas untuk segera difungsikan kembali,” ujar Pijas Visara.
Ia menambahkan, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah yang rawan longsor serta faktor keselamatan para pekerja di lapangan. PUPR Aceh juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar pekerjaan berjalan optimal.
Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut karena masih terdapat aktivitas alat berat dan potensi pergerakan tanah di beberapa titik.
Pemerintah berharap, dengan percepatan pembukaan akses jalan ini, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Bintang dan sekitarnya dapat kembali normal dalam waktu dekat.







