Sadikin Arisko:Ucapan Kadis Pariwisata Sebagai Pemicu Konflik Sosial di Tengah Rencana Pegelaran Pacuan Kuda.

- Editor

Jumat, 17 April 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, — 17 April 2026.Polemik rencana kegiatan pacuan kuda di Kabupaten Aceh Tengah kian memanas dan menjadi perbincangan luas di bebagai platform media sosial.

Berbagai kalangan mulai angkat suara, menyoroti wacana tersebut yang dinilai sensitif di tengah kondisi masyarakat pascabencana.

Kini sorotan tajam datang dari Sadikin Arisko,ia menilai kegaduhan publik bermula dari pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin, dalam sebuah pemberitaan di salah satu media. Ia menyebut pernyataan tersebut terkesan menggambarkan kondisi bencana telah selesai, serta mengaitkan rencana pacuan kuda sebagai bagian dari upaya trauma healing.

“Kegaduhan ini berawal dari statemen Kadis Pariwisata yang seolah-olah bencana sudah usai dan pacuan kuda dijadikan kegiatan trauma healing. Padahal kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih, sehingga pernyataan itu menyinggung perasaan masyarakat terdampak,” ujar Sadikin.

Menurutnya, penyelenggaraan pacuan kuda pada dasarnya bukan hal yang keliru. Namun, ia menekankan pentingnya kajian matang sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan, serta kehati-hatian dalam menyampaikan narasi kepada publik.

Baca Juga:  Polres Aceh Tengah Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2025 Pengamanan Idul Fitri 1446 H

“Kalau memang ingin dilaksanakan, tentu bisa saja. Tapi harus melalui kajian yang komprehensif dan tidak menggunakan narasi seolah bencana telah selesai. Itu yang menjadi persoalan,” tegasnya.

Lebih jauh, Sadikin menduga pernyataan tersebut berpotensi memicu kesalahpahaman dan konflik di tengah masyarakat. Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk melakukan evaluasi terhadap sikap dan kinerja Kepala Dinas Pariwisata.

“Kami meminta Bupati Aceh Tengah untuk mengevaluasi cara bersikap dan kinerja Kadis Pariwisata. Pejabat publik seharusnya mampu menjaga situasi tetap kondusif, bukan justru memicu polemik,” tambahnya.

Masalah ini menunjukkan pentingnya sensitivitas komunikasi publik, terutama dalam situasi pascabencana.

Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam menyikapi informasi, sementara pemerintah diminta lebih berhati-hati dalam menyampaikan kebijakan agar tidak menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Tebu di Desa Kala Ketol
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Laksanakan Komsos Bersama Guru dan Tokoh Masyarakat di Pondok Balik
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gelar Komsos, Ajak Warga Desa Jalan Tengah Jauhi Judi Online dan Narkoba
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Lingkungan di Desa Rusip
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Wih Sagi Indah
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kebahagiaan Maimunah Terwujud Lewat Rumah Layak Huni dari Polres Aceh Tengah
‎Peserta Soroti Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026, BPS Aceh Tengah Berikan Klarifikasi
Peserta Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:46 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Tebu di Desa Kala Ketol

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:37 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Laksanakan Komsos Bersama Guru dan Tokoh Masyarakat di Pondok Balik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:36 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gelar Komsos, Ajak Warga Desa Jalan Tengah Jauhi Judi Online dan Narkoba

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:03 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Lingkungan di Desa Rusip

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Wih Sagi Indah

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:40 WIB

‎Peserta Soroti Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026, BPS Aceh Tengah Berikan Klarifikasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:11 WIB

Peserta Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Lepas Ekspor Kopi Gayo Wine 19,2 Ton Ke Dubai, Bupati Haili Yoga : Ini Bukti Bahwa Anak Muda Mampu Bekerja

Berita Terbaru