Takengon -pilargayonews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si, menegaskan pentingnya percepatan pemulihan layanan dasar masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh Tengah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel bersama aparatur sipil negara (ASN) di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Senin Pagi (12/01/2026).
Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa seluruh perangkat daerah harus kembali fokus pada fungsi utama pelayanan publik, dengan menjadikan masyarakat terdampak bencana sebagai prioritas utama.
“Pasca bencana, pelayanan publik harus kembali aktif dan hadir di tengah masyarakat. Kita tidak boleh larut dalam suasana darurat, tetapi bergerak cepat menuju pemulihan”, ucap Mursyid.
Sekda menyampaikan sepuluh poin utama arahan strategis, di antaranya, pertama, percepatan pemulihan layanan dasar, dengan memastikan kembali berfungsinya air bersih, listrik, layanan kesehatan, pendidikan, serta administrasi kependudukan.
Kedua, penguatan koordinasi lintas sektor khususnya dalam pendataan dampak kebencanaan dan penanganan lanjutan. Ketiga, prioritas pelayanan bagi masyarakat terdampak, melalui kemudahan, kecepatan, dan dispensasi layanan administrasi tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.
Keempat, optimalisasi layanan kesehatan dan sosial, termasuk pengoperasian fasilitas kesehatan secara maksimal, layanan kesehatan keliling, dukungan psikososial, serta penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
Kelima, penataan kembali sarana dan prasarana publik, dengan melakukan inventarisasi serta perbaikan fasilitas umum secara bertahap dan terukur. Keenam, pemanfaatan teknologi informasi, dan ketujuh, transparansi informasi kepada masyarakat, melalui penyampaian informasi yang terbuka dan akurat terkait kondisi pascabencana, progres pemulihan, serta mekanisme pelayanan publik.
Kedelapan, penguatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, dengan menjadikan bencana sebagai pembelajaran untuk memperbaiki sistem peringatan dini, penataan ruang, dan kesiapan aparatur ke depan.
Kesembilan, peningkatan disiplin, kinerja, dan empati aparatur, dengan menekankan agar pelayanan kembali aktif, ramah, cepat, dan penuh empati kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.Terakhir, pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, melalui monitoring dan evaluasi berkala terhadap kualitas pelayanan publik agar proses pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sekda berharap seluruh ASN dan perangkat daerah dapat menjalankan arahan tersebut dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan kepedulian sosial. “Pelayanan publik adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. Di masa pemulihan ini, kehadiran kita sangat menentukan kepercayaan dan harapan rakyat”, pungkasnya.






