Seram Anggaran Sekretariat DPRK Agara Menjadi Sorotan ,Dana Perjalanan Dinas Diduga Banyak Di Tabung Dalam Perut

- Editor

Selasa, 30 September 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua DKD LSM Kaliber Aceh

Kutacane – pilargayonews.com | Anggaran untuk Lembaga Pengawas yakni DPRK memang wah besarnya sehingga menjadi sorotan Publik baik dari segi pengelolanya maupun dari segi pembagiannya

Bahkan menyangkut dugaan tindak pidana Korupsi ,dalam pengelolaan Dana Perjalanan Dinas yang fiktif ,Bahkan dalam hal ini didaerah lain telah ditetapkan oleh penegak Hukum menjadi tersangka Mulai dari Sekwan bahkan Sampai anggota DPRDnya

Di kabupaten Aceh Tenggara seolah para penegak hukum enggan untuk mendalami Kasus yang sama dengan daerah lain bahkan penyimpangan dana yang telah dialokasikan pada bagian Sekretarit DPRK Agara

Masyarkat Aceh Tenggara mengharapkan adanya tindakan dari penegak Hukum dalam Realisasi penggunaan Anggaran pada Sekretariat DPRK Agara .Ada Skandal yang sangat terstruktur terhadap dana Perjalan Dinas.

Terjadi skandal perjalanan dinas fiktif yang menyebabkan kerugian negara hingga j Ratusan Juta Bahkan Milyaran Rupiah, melibatkan surat perintah perjalanan dinas fiktif dan ribuan faktur hotel serta tiket pesawat palsu.

Dalam hal ini telah menjadi perbincangan hangat ,adanya spj Aspal serta melampirkan Boarding pass untuk peswat , Bill Hotel yang dijadikan pelengkap dokumen sebagai laporan.

Baca Juga:  Aliansi Masyarakat Gayo Mendesak Digitalisasi Data PAD Kopi Aceh Tengah: DPRK Diminta Selamatkan Aset Daerah!

Tujuan utama praktik ini adalah korupsi dan penyalahgunaan anggaran negara, dengan dana yang diduga mengalir ke berbagai pihak, termasuk Sekwan,bahkan Ketua DPRK sendiri tidak mungkin Kasus seperti ini dilakukan hanya bagian Sekretariat saja , namun tentu ada kerja sama yang baik antara pimpinan dan Sekwan.

Skandal semacam ini dapat mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga perwakilan rakyat, karena melibatkan penyelewengan dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. Entah Lah kapan kah Negeri Alas Metuah ini bisa berubah dalam penanganan Kasus Korupsi .

Kasus-kasus ini ditangani oleh penegak hukum seperti Polda Aceh dibawah Kepemimpinan Pak Irjen Maszuki dan BPKP untuk melakukan audit dan pemeriksaan terhadap Kasus Perjalanan Dinas Bodong serta dokumen terkait sehingga Masyarakat Agara dapat kembali mempercayai Lambaga Trthirmat tersebut bila sudah ada para tersangkanya kelak.

Berita Terkait

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana
‎ ‎Ketua KALIBER Aceh Bantah Tudingan Masuk Tanpa Izin ke Gudang BPBD Aceh Tenggara ‎
KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan
‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara
Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
Berita ini 192 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:42 WIB

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:01 WIB

‎ ‎Ketua KALIBER Aceh Bantah Tudingan Masuk Tanpa Izin ke Gudang BPBD Aceh Tenggara ‎

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:38 WIB

‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:53 WIB

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Berita Terbaru