Wakil Bupati Aceh Tengah Buka Bimtek SPIP Teritegrasi 2025, Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

- Editor

Selasa, 8 Juli 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan pengendalian intern di seluruh satuan kerja.

Hal ini ditandai dengan dibukanya Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2025 oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, bertempat di Oproom Setdakab pada Selasa (08/07/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muchsin Hasan menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

Muchsin menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Aceh Tengah berada pada posisi Level 3 untuk Maturitas SPIP, Level 2 untuk MRI (Manajemen Wakil Bupati Aceh Tengah Buka Bimtek SPIP Teritegrasi 2025, Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Indeks), dan Level 2 untuk IEPK (Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi).

“Target kita adalah mampu naik ke Level 3 dalam semua indeks tersebut secara berkelanjutan,” ujar Muchsin Hasan.

Untuk mencapai target tersebut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk para asesor dari OPD dan perwakilan perangkat daerah, untuk bersinergi, berkolaborasi, dan berkomitmen penuh dalam mengikuti bimtek ini.

Muchsin Hasan juga menyampaikan harapan besar akan pendampingan dan asistensi berkelanjutan dari BPKP Perwakilan Aceh, baik dalam bentuk bimbingan teknis, supervisi, maupun fasilitasi dalam proses penilaian.

Ia menyoroti peran strategis aplikasi e-SPIP Terintegrasi yang dikembangkan oleh BPKP, yang diyakini akan mempercepat proses penilaian dan pelaporan yang lebih sistematis dan terstruktur.

“Keberhasilan implementasi SPIP Terintegrasi tidak hanya akan berdampak pada peningkatan indeks-indeks pengawasan semata, tetapi juga akan berdampak positif terhadap kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga:  Penanaman Jagung Serentak, Kapolres Aceh Tengah Hadiri Kegiatan di Pondok Pesantren Al’Hasaniah Al’Aziziyah

Menurutnya, ini adalah bagian dari reformasi birokrasi yang nyata, bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah kebutuhan yang harus dilaksanakan.
Penguatan Tata Kelola Melalui SPIP Terintegrasi

Sebelumnya, Inspektur Kabupaten Aceh Tengah, Aulia Putra, dalam paparannya menjelaskan bahwa SPIP Terintegrasi merupakan pengembangan dari sistem pengendalian intern sebelumnya, yang kini disempurnakan melalui penggabungan tiga komponen utama yakni penetapan tujuan, struktur, dan proses. Integrasi ini juga dikaitkan secara langsung dengan Manajemen Risiko Indeks (MRI) dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK).

“Hal ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya pengendalian, memitigasi risiko, serta mencegah potensi korupsi dan penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” kata Aulia Putra.

Aulia menambahkan bahwa tujuan SPIP Terintegrasi bukan semata untuk memenuhi kepatuhan administratif, namun lebih dari itu, menjadi alat penting dalam mewujudkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara serta pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan secara menyeluruh.

“Dengan sistem ini, kita dapat mengetahui secara objektif kelemahan maupun kekuatan dari sistem pengendalian intern yang kita miliki. Hasil penilaian tersebut nantinya akan menjadi dasar perbaikan dan penyempurnaan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada hasil” pungkas Aulia Putra.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan di Kabupaten Aceh Tengah, dengan menekankan bahwa keberhasilan penerapan SPIP Terintegrasi adalah tanggung jawab kolektif seluruh perangkat daerah.

Berita Terkait

‎Ekspresi Mahakarya Siswa, SD Islamic Character Takengon Gelar Pelepasan Siswa Gelombang Pertama
‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Gotong Royong Perbaiki Jalan Kebun Bersama Warga
‎Pelayanan RSUD Datu Beru Tetap Normal, Masyarakat Diminta Tak Khawatir Soal JKA Baru
‎Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Pengecekan Senjata dan Komsos Bersama Warga
Masyarakat Ketambe kecewa, Sekda Dinilai Gagal Kendalikan OPD — Kadinsos dan Kalaksa BPBD Diminta Dicopot
Patroli Dini Hari Polres Aceh Tengah Sasar Titik Rawan Balap Liar, Tiga Motor Diamankan 
Tim Satgas PRR Kunjungi Aceh Tengah, Dorong Rehab Rekon Di Aceh Tengah Berjalan Lebih Cepat
Kunker ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh tekankan Optimalisasi Pelayanan masyarakat dan kunjungi Pesantren Darul Iman
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:19 WIB

‎Ekspresi Mahakarya Siswa, SD Islamic Character Takengon Gelar Pelepasan Siswa Gelombang Pertama

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:14 WIB

‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Gotong Royong Perbaiki Jalan Kebun Bersama Warga

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:37 WIB

‎Pelayanan RSUD Datu Beru Tetap Normal, Masyarakat Diminta Tak Khawatir Soal JKA Baru

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:16 WIB

‎Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Pengecekan Senjata dan Komsos Bersama Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:29 WIB

Tim Satgas PRR Kunjungi Aceh Tengah, Dorong Rehab Rekon Di Aceh Tengah Berjalan Lebih Cepat

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:41 WIB

Respon Cepat Kapolsek Bintang Tinjau Jalur Tertutup Longsor, Koordinasi Cepat dengan BPBD untuk Pemulihan Akses

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:32 WIB

Pembangunan Jembatan Perintis di Reje Payung Capai 31,62 Persen, Kodim 0106/Aceh Tengah Terus Kebut Pekerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:54 WIB

fandi maulana divonis bebas dalam kasus dugaan penggelapan, kuasa hukum apresiasi putusan PN takengon

Berita Terbaru