Suara Rakyat Didengar, Bupati Aceh Tengah Setujui Petisi AMG

- Editor

Senin, 15 September 2025 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengonpilargayonews.com |Suara rakyat akhirnya direspons. Setelah tiga hari berturut-turut digelar aksi, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si hadir dan menandatangani petisi yang diajukan Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) di halaman Kantor DPRK Aceh Tengah, Senin (15/9/2025).

Momen tersebut disaksikan ratusan massa AMG yang sejak awal menuntut kehadiran langsung bupati. Sorak-sorai pecah saat Haili Yoga menurunkan tangannya untuk membubuhkan tanda tangan di atas dokumen petisi.

Hari ini rakyat membuktikan suara mereka tidak bisa diabaikan. Kami berdiri bukan untuk kepentingan kelompok, tetapi demi keadilan masyarakat Aceh Tengah,” ujar Gilang Ken Tawar, penanggung jawab aksi.

Dalam petisi itu, AMG menyoroti sejumlah persoalan krusial, di antaranya:

  • Transparansi penggunaan anggaran daerah.
  • Pemberantasan pungutan liar di sektor pelayanan publik.
  • Penertiban kebijakan tata ruang.
  • Penyelesaian persoalan petani dan pedagang kecil.
Baca Juga:  Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan kesiapannya menindaklanjuti seluruh poin yang disepakati.
Petisi ini bukan ancaman, tetapi pengingat agar pemerintahan berjalan sesuai amanah rakyat. Setelah ini kita akan duduk bersama membahas detail setiap poin yang sudah ditandatangani,” tegas Haili Yoga.

Meski petisi telah ditandatangani, AMG menegaskan perjuangan belum berakhir. Mereka akan terus mengawal pelaksanaan butir-butir kesepakatan.
Kami mengapresiasi langkah bupati yang mau mendengar rakyat. Namun bila pemerintah ingkar, rakyat akan kembali turun,” kata Julian Binasco, salah satu koordinator aksi.

Aksi berlangsung kondusif dengan pengamanan ketat aparat Polres Aceh Tengah. Setelah penandatanganan, massa AMG membubarkan diri secara tertib. Gerbang DPRK yang sempat digembok akhirnya dibuka kembali, namun tetap menjadi simbol peringatan bahwa kekuasaan hanya sah jika berpihak kepada rakyat.

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Merah Mege
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Dampingi Rembuk Stunting di Desa Wak Toweren ‎
‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan
‎ ‎Ratusan Warga Mendale Datangi Dinas Sosial Aceh Tengah, Tuntut Kejelasan Jadup Korban Bencana
BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Monitoring Normalisasi Aliran Sungai di Jembatan PLTA Burni Bius Baru
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:43 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Merah Mege

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:40 WIB

‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Dampingi Rembuk Stunting di Desa Wak Toweren ‎

Senin, 27 Juli 2026 - 10:43 WIB

‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 10:11 WIB

‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:02 WIB

BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh

Senin, 27 Juli 2026 - 06:17 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Monitoring Normalisasi Aliran Sungai di Jembatan PLTA Burni Bius Baru

Senin, 27 Juli 2026 - 06:14 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Cek Jembatan Terdampak Bencana, Pastikan Akses Warga ke Kebun dan Sawah Tetap Aman

Berita Terbaru