Takengon |Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mempercepat pembukaan akses jalan menuju pusat Kecamatan Rusip Antara yang terdampak bencana. Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, didampingi Brigjen Mohammad Syech Ismed selaku perwakilan BNPB, turun langsung meninjau progres pengerjaan jalan pada Jumat (26/12/2025).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat beberapa titik jalan putus menuju pusat Kecamatan Rusip Antara dan masih dalam tahap pengerjaan lanjutan. Meski demikian, progres di lapangan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
“Artinya progres hari ini cukup bagus. BBM untuk alat berat juga sudah ditanggung oleh Pak Ismed. Jalan ke arah Pameu, walaupun belum sempurna, sudah bisa dilewati kendaraan roda dua dan sebagian roda empat”, ujar Bupati Aceh Tengah.
Bupati menegaskan bahwa pembukaan akses ini sangat penting untuk mengakhiri keterisolasian wilayah serta memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, PPK 3.2 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Aceh, PPJN Aceh, Chandra Irawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.
“Saat ini kami sudah mengerahkan dua unit alat berat, yaitu satu unit ekskavator dan satu unit bulldozer, untuk membuka material longsoran yang menimbun badan jalan. Kita harapkan hari ini dan dua hari ke depan akses ini sudah bisa tembus hingga Jembatan Totor Pelang”, jelas Chandra Irawan.
Ia menambahkan bahwa pekerjaan pembukaan akses jalan tersebut telah berlangsung hampir satu bulan, dimulai dari ruas Gempang – Pameu, Pameu – Genting Gerbang, dan ditargetkan Genting Gerbang hingga Simpang Uning dapat dituntaskan sebelum akhir Desember 2025.
Dengan target dua hari ke depan akses menuju pusat Kecamatan Rusip Antara dapat dilalui kendaraan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama BNPB dan Kementerian PUPR berharap keterisolasian wilayah segera teratasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal secara bertahap.






