Tausyiah Penuh Makna Plt. Kajari Sayid Muhammad di Safari Subuh Masjid Quba: Shalawat dan Akhlak Jadi Pondasi Hidup Berhukum

- Editor

Rabu, 11 Juni 2025 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Kegiatan Safari Subuh di Masjid Quba, Kecamatan Bebesen, Rabu (11/06/2025), berlangsung khidmat dan penuh makna. Udara sejuk pegunungan dan suasana spiritual yang dalam menjadi latar bagi hadirnya sejumlah tokoh penting Aceh Tengah, termasuk Bupati Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, Kapolres AKBP Dody Indra Eka Putra, dan Rektor IAIN Takengon Prof. Ridwan Nurdin.

Namun yang paling meninggalkan kesan mendalam adalah tausyiah yang disampaikan Plt. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tengah, Sayid Muhammad. Dalam penyampaiannya usai shalat subuh berjamaah, ia menekankan pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai jalan pembentuk akhlak mulia dan kesadaran hukum.

“Shalawat bukan hanya pujian kepada Rasulullah, tapi juga bentuk cinta dan pengakuan bahwa kita ingin meneladani akhlaknya. Ketika shalawat dibaca dengan kesadaran, hati akan lembut, dan akhlak akan terbentuk. Dan dari akhlak itulah lahir kesadaran hukum,” ujar Sayid Muhammad dengan suara yang tenang namun mengena.

Menurutnya, akhlak Rasulullah SAW adalah teladan tertinggi dalam membangun masyarakat yang adil dan bermartabat. Sayid mengingatkan bahwa krisis hukum sering kali bukan karena lemahnya aturan, tetapi karena lunturnya akhlak.

“Orang yang jujur tidak perlu diawasi. Orang yang amanah tidak akan melanggar hukum. Maka mari mulai dari diri kita, dari rumah kita, membiasakan shalawat, menanamkan akhlak, dan mengajak keluarga taat aturan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Tengah Pimpin Upacara Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI ke-80

Tausyiah ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi jamaah, terutama karena datang dari seorang penegak hukum yang berbicara dengan pendekatan spiritual dan sosial. Sayid Muhammad menegaskan bahwa pendekatan hukum tidak boleh kering dari nilai, dan nilai itu tumbuh dari hati yang terhubung dengan Allah dan Rasul-Nya.

“Jika hati kita dekat dengan Rasulullah, maka perilaku kita pun akan memuliakan sesama. Tidak mungkin orang yang rajin bershalawat tega menipu, mencuri, atau menyalahgunakan jabatan,” tambahnya.

Safari Subuh yang merupakan bagian dari Program Rabu Berkah IAIN Takengon ini juga dihadiri Kepala Kemenag Aceh Tengah Wahdi, Pj. Sekda Mursyid, para pejabat daerah, camat se-Aceh Tengah, hingga pimpinan lembaga perbankan dan pelaku usaha.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, ulama, aparat hukum, dan masyarakat sipil bisa dibangun melalui pendekatan spiritual. Tausyiah Sayid Muhammad menjadi pengingat bahwa hukum tidak bisa berdiri sendiri tanpa fondasi akhlak, dan akhlak tidak akan tumbuh tanpa cinta kepada Rasulullah melalui shalawat yang ikhlas dan rutin.

Dengan pendekatan yang sederhana namun menyentuh, Sayid Muhammad membuka babak baru bahwa kejaksaan bisa hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak aturan, tapi juga sebagai pelayan nilai-nilai kebaikan dan moral. (RF)

 

Berita Terkait

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Koramil 05/Linge Capai Progres Signifikan
Polres Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Perkuat Pelayanan dan Zona Integritas
Personel Satgas Gulbencal Laksanakan Pembersihan dan Perluasan Jalan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Tengah
Satlantas Polres Aceh Tengah Lakukan Pengamanan Arus Lalu Lintas di Pusat Perbelanjaan dan SPBU
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:31 WIB

Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Koramil 05/Linge Capai Progres Signifikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:52 WIB

Polres Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Perkuat Pelayanan dan Zona Integritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:25 WIB

Personel Satgas Gulbencal Laksanakan Pembersihan dan Perluasan Jalan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:50 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:48 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Berita Terbaru