Tugu Depik Program tidak Relevan, Aktivis Soroti Inovasi Tidak Rasional

- Editor

Senin, 19 Mei 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon,Pilargayonews.com -Usulan Anggota DPRK Aceh Tengah, Abadi Ayus untuk membangun Tugu Depik sebagai ikon pelestarian ikan endemik Danau Lut Tawar untuk meningkatkan sektor pariwisata justru memantik gelombang kritik dari Aktivis Hmi, Edi Syahputra

 

Edi menyebut rencana ini sebagai simbolisme tanpa inovasi, yang mengabaikan langkah-langkah prioritas seperti, penertiban alat tangkap destruktif, pencemaran air, dan infrastruktur jalan yang buruk.

 

Edi menegaskan, pembangunan tugu tidak akan menyelamatkan ikan depik apalagi menunjang sektor pariwisata yang populasinya merosot akibat kebutuhan dasar penunjang pariwisata tidak terpenuhi

 

Daripada anggaran habis untuk patung, lebih baik danai operasi penertiban alat ilegal protesnya. (19/05)

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 04/Bintang kepada Masyarakat melalui Kegiatan Komsos

 

Masyarakat seputar danau mengeluh, jalan menuju Danau Lut Tawar masih berlubang dan minim fasilitas wisata. Wisatawan datang lihat tugu, tapi jalannya seperti medan perang. Apa gunanya?”ujar Ketua Imling tersebut

 

Depik yang Semakin Langka

Faktanya, ikan depik yang dijadikan ikon tugu justru kian sulit ditemui di Danau Lut Tawar, Tambah Edi

 

Danau Lut Tawar butuh oksigen, bukan patung. Jika Pemkab benar-benar serius, buktikan dengan tindakan nyata bukan sekadar pencitraan di atas penderitaan ikan depik, tutup Edi Syahputra

 

Edititor: Yusra Efendi

Berita Terkait

TNI AD Kerahkan Alat Berat Untuk Pembesihan Jalan Takengon – Bintang
Polres Aceh Tengah Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Kapolres Tekankan Kepedulian Pasca Bencana
Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak
Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh Gotong Royong Bantu Pembersihan dan Perbaikan Tempat Ibadah
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana
Kasat Lantas Polres Aceh Tengah Tinjau Lokasi Tanah Longsor Jalan Blang Mancung–Simpang Balek
Satgas Gulbencal TNI Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir dan Longsor di Desa Burlah
‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:42 WIB

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:10 WIB

KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:38 WIB

‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:53 WIB

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Berita Terbaru