Takengon – Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, kembali mengunjungi almamater tercinta, IAIN Takengon, dalam kegiatan Yudisium Dan Pengukuhan Guru Dalam Jabatan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Takengon di Aulan Hotel Grand Bayu Hill, Selasa, 03/01/26.
Kegiatan PPG telah berlangsung beberapa bulan ke belakang dan sampai akhirnya dapat dikukuhkan sekitar 632 peserta didik yang terdiri dari beberapa kabupaten dan provinsi di Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Senat IAIN Takengon, Kepala Baitu Mal Aceh Tengah, Kepala Baitul Mal Bener Meriah, Kepala Cabdin Wilayah Aceh Tengah, serta civitas akademika IAIN Takengon.
Hadir secara langsung peserta didik dari Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Simeulu, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, dan Aceh Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Irhamna, M.Pd, sebagai perwakilan Kepala Kemenag Aceh Tengah mengatakan bahwa pengabdian pada tanah kelahiran merupakan bentuk kontribusi terhadap daerah kita yang tercinta.
“Kegiatan hari ini kita harapkan dapat melahirkan kontribusi besar terhadap Tanah Gayo yang kita cintai, kontribusi sekecil apapun terhadap tanah kelahiran kita menjadi salah satu bentuk cinta kita terhadap tanah yang trlah membesarkan kita ini” ucap Irhamna.
Pada kesempatannya, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed, Ph.D, melaporkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan PPG banyak suka duka yang telah dilalui sehingga yudisium dan pengukuhan dapat dilaksanakan.
“Dalam hal ini banyak suka duka yang telah kita alami baik kami sebagai pengajar maupun peserta didik. Kita ketahui bahwa bencana yang kita lalui sebagai bagian dari cobaan kita bersama, disamping kita harus melaksanakan PPG ini pada waktu itu juga kita harus berjuang dalam bencana. Tapi semua dapat terlewati sehingga yudisium dan pengukuhan dapat terselenggara pada saat ini” ungkap Mahdi.
Kegiatan ini menyertakan 260 peserta secara langsung dan sebanyak 372 peserta hadir secara daring. Kegiatan ini merupakan program strategis untuk memajukan kualitas pendidikan di wilayah kerja masing-masing peserta.
Selanjutnya, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan, M.C.L, dalam sambutannya menekankan bahwa tanggung jawab guru terhadap peserta didik itu sangat besar sehingga keseriusan dalam tugas itu sangat diperlukan.
“Kegiatan ini merupakan hajatan besar bagi peserta yang seluruhnya adalah guru, untuk itu saya sampaikan bahwa guru itu harus bertanggung jawab kepada muridnya, dan hal ini sudah sangat kurang di kalangan dunia pengajar kita, maka dari itu saya sangat keras kepada dosen IAIN takengon jika tidak datang mengajar karena saya mengatakan kepada walinya ketika mereka memasukkan anaknya ke IAIN Takengon maka anak itu menjadi tanggung jawab kami sebagai dosen” tegas Ridwan dalam sambutannya.
Mengakhiri seremoni kegiatan yudisium dan pengukuhan, Wabup Muchsin mengucapkan selamat dikukuhkan kepada 632 guru yang menjadi peserta PPG IAIN Takengon dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Tengah maupun di luar Kabupaten Aceh Tengah.
“Kami mengucapkan selamat kepada guru yang di yudisium sejumlah 632 orang, dan hadir langsung pada saat ini 260 orang sehingga sisanya hadir melalui daring. Saya sangat senang pada almamater saya yang tercinta ini dapat diundang dalam kegiatan yudisium dan pengukuhan guru PPG. Hal-hal seperti ini menjadi sebuah kilas balik kepada saya yang dulu juga pernah mengajar seperti Bapak Ibu sekalian” ucap Muchsin dalam kesempatannya.
Muchsin berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi bukti bahwa pemerintah bersama lembaga pendidikan tinggi berkomitmen dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme guru sebagai ujung tombak prmbangunan sumber daya manusia.
Menutup sambutannya Muchsin berharap semoga ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat diabdikan secara optimal demi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi bangsa.








