Menteri Kebudayaan Dijadwalkan Resmikan Taman Budaya Sekaligus Buka PPN XIV di Aceh Tengah

- Editor

Senin, 8 Juni 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si berharap Menteri Kebudayaan Fadli Zon dapat hadir langsung untuk membuka Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV yang akan digelar pada 24 Juni 2026 di Aceh Tengah sekaligus meresmikan Taman Budaya yang tengah direncanakan pemerintah daerah.

Harapan tersebut disampaikan Haili Yoga saat melakukan audiensi dan koordinasi Kementerian Kebudayaan RI di Gedung Kementerian Kebudayaan (Gedung E), Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026).

Menurut Haili Yoga, pelaksanaan PPN XIV akan dihadiri perwakilan dari 14 negara. Undangan kepada Menteri Kebudayaan telah disampaikan secara langsung agar dapat hadir membuka kegiatan tersebut sekaligus meresmikan Taman Budaya Aceh Tengah.

“Kami hadir langsung karena sebuah komitmen. Pada 24 Juni nanti akan dilaksanakan kegiatan yang dihadiri 14 negara. Undangan sudah kami sampaikan kepada Pak Menteri Kebudayaan, sekaligus kami berharap beliau dapat meresmikan Taman Budaya pada saat itu”, ujar Haili Yoga.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Gayo memiliki identitas budaya yang kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memperkuat identitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mewajibkan penggunaan Bahasa Gayo dan pakaian adat Gayo pada hari-hari tertentu.

“Daerah kita adalah daerah Gayo yang identik dengan budaya. Setiap hari Kamis kami mewajibkan penggunaan Bahasa Gayo dan pakaian Gayo. Saat kegiatan yang menghadirkan banyak tamu dari luar daerah, petugas juga akan menggunakan pakaian adat Gayo untuk menyambut para tamu”, katanya.

Haili Yoga menjelaskan, berbagai kegiatan budaya akan dipusatkan di Lapangan Musara Alun sebagai upaya menghadirkan atraksi budaya yang mampu mendukung sektor pariwisata daerah.

“Daerah kita bukan hanya memiliki wisata alam yang indah, tetapi juga budaya yang harus terus dilestarikan. Karena itu kami ingin menghadirkan berbagai atraksi budaya sehingga para tamu yang datang dapat menikmati kekayaan budaya Gayo”, ujarnya.

Baca Juga:  Kakanwil Ditjenpas Aceh : Terus Berikan Layanan Terbaik Bagi Warga Binaan dan Masyarakat

Menurutnya, keberadaan Taman Budaya akan menjadi pusat aktivitas kebudayaan di Aceh Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kalau Taman Budaya terwujud, ini bisa menjadi pusat kebudayaan di Aceh Tengah. UMKM masyarakat akan tumbuh. Masyarakat Gayo identik dengan seni dan budaya. Kita tidak ingin tamu datang tanpa melihat atraksi budaya yang menjadi ciri khas daerah kita, apalagi Aceh Tengah juga dikenal sebagai penghasil kopi terbaik”, katanya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi melalui Kepala Subdirektorat Tata Kelola Permuseuman, Ike Rofiqoh Fazri, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam memajukan kebudayaan.

“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Pak Bupati. Upaya ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang peduli terhadap kebudayaan. Banyak daerah yang taman budayanya tidak lagi aktif, padahal pemerintah memiliki kewajiban memajukan kebudayaan di tengah peradaban dunia”, ucapnya.

Ia menambahkan, kemajuan sektor pariwisata tidak dapat dipisahkan dari kekuatan budaya yang dimiliki suatu daerah.
“Pariwisata yang maju tidak terlepas dari kebudayaan yang kuat. Saya yakin Gayo akan menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang berkembang. Terima kasih kepada Pak Bupati Aceh Tengah yang telah menjadikan budaya sebagai penggerak pemajuan kebudayaan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat”, tutur ike.

“Semoga Taman Budaya, museum, Warisan Budaya Takbenda (WBTB), dan berbagai potensi budaya di sana semakin lestari serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lagi, Tangkap Pengguna dan Pengedar, Polres Aceh Tengah Ungkap 2 Jaringan Kurir dan Pengedar di Aceh Utara
Safari Subuh Dandim Aceh Tengah Satukan Forkopimda dan Warga, Masjid Ar-Rahmah Dipenuhi Jamaah
Di Tengah Keterbatasan, RSUD H. Sahudin Kutacane Mulai Bangkit di Bawah Kepemimpinan dr. MHD Al Fazri, Sp.B
Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon
‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor
Bank Aceh Serahkan Dividen Rp. 3,2 Miliar kepada Pemkab Aceh Tengah, Tambah Pendapatan Daerah untuk Pembangunan
Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Lagi, Tangkap Pengguna dan Pengedar, Polres Aceh Tengah Ungkap 2 Jaringan Kurir dan Pengedar di Aceh Utara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 02:11 WIB

Safari Subuh Dandim Aceh Tengah Satukan Forkopimda dan Warga, Masjid Ar-Rahmah Dipenuhi Jamaah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:38 WIB

‎Pembangunan Jembatan Beton di Rusip Antara Terus Berlanjut, Progres Capai 9,3 Persen

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Bank Aceh Serahkan Dividen Rp. 3,2 Miliar kepada Pemkab Aceh Tengah, Tambah Pendapatan Daerah untuk Pembangunan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon

Selasa, 4 Agu 2026 - 09:02 WIB