Takengon – Suasana Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, berubah semarak. Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan tumpah ke jalan mengikuti Karnaval Pawai Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan dari kawasan Kantor Bupati Aceh Tengah tersebut dilepas langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Tengah, Wakil Bupati Aceh Tengah, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, para Kepala SKPK, para camat, serta para kepala sekolah.
Sejak pagi, antusiasme peserta dan masyarakat sudah terlihat. Pawai yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB. Para peserta berjalan berdefile mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Takengon, disambut masyarakat yang memadati sisi-sisi jalan untuk menyaksikan berbagai penampilan.
Kemeriahan semakin terasa ketika para pelajar tampil dengan beragam pakaian adat, seni, budaya daerah, hingga atraksi kreatif yang menggambarkan keberagaman dan semangat nasionalisme.
Peserta pawai berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Tercatat sebanyak 50 sekolah TK/RA, 35 SD/MI, 16 SMP/MTs, 11 SMA/SMK/MA, serta 2 SLB ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Bagi Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, kemeriahan pawai bukan sekadar perayaan seremonial. Di balik warna-warni pakaian dan kreativitas para peserta, terdapat pesan penting tentang bagaimana generasi muda mengisi kemerdekaan.
“Anak-anak kita sudah paham bahwa kemerdekaan itu harus diisi dengan ilmu pengetahuan, edukasi, dan juga harus mempertahankan adat budaya”, ujar Haili Yoga seusai melepas kegiatan.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan pawai budaya tersebut.
“Mulai tadi pukul delapan tepat, baru selesai kita lepas sekitar pukul sebelas tiga puluh. Waktunya tiga jam setengah. Ramai sekali dan bermacam-macam model yang ditampilkan”, katanya.
Menurutnya, tingginya partisipasi sekolah menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan telah tumbuh dalam diri generasi muda Aceh Tengah. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, kepala sekolah, guru, peserta, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan.
“Panitia hebat luar biasa. Kami atas nama pemerintah dan seluruh jajaran mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta karnaval hari ini. Luar biasa”, ucapnya.
Menariknya, kemeriahan pawai budaya tahun ini juga berlangsung di tengah suasana duka akibat musibah kebakaran yang menimpa masyarakat Kampung Jagong, Kecamatan Jagong, Aceh Tengah. Sebanyak 96 rumah dilaporkan terbakar dalam musibah tersebut.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap akan hadir membantu masyarakat yang terdampak musibah.
“Besok kita akan membantu lagi saudara kita yang tertimpa musibah di Kampung Jagong. Ada 96 rumah yang terbakar kemarin. Meskipun ada musibah, kita harus tetap hadir”, katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, sportivitas, kebersihan, serta tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
“Jaga sportivitas, karena kemerdekaan itu milik kita bersama. Kita jaga bersama, kebersihan pun kita jaga bersama. Jangan pernah lupa mendoakan pahlawan kita yang telah mendahului, yang telah memperjuangkan negara kita sehingga hari ini kita dapat menikmatinya”, pesan Haili Yoga.






