Seorang Petani Ditemukan Meninggal di Rumah Kebun, Diduga Akibat Serangan Jantung

- Editor

Sabtu, 24 Mei 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah – pilargayonews.com |Seorang pria berusia 51 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kebun yang terletak di Kampung Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada Sabtu (24/5/2025) sore. Korban diketahui bernama Azhar Minsyah, seorang petani asal Kampung Empus Talu, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua anak kandung korban, Fatih Azwad (18) dan Farhan Al Azzam (12), yang diminta oleh kakek mereka untuk mencari keberadaan sang ayah yang tidak pulang selama empat hari dari kebun.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, kedua anak korban menemukan rumah kebun dalam keadaan terkunci dari dalam. Setelah memanggil-manggil sang ayah namun tidak ada jawaban, mereka memutuskan masuk lewat jendela. Di dalam rumah, keduanya mendapati ayah mereka terbaring di depan ruang tamu dalam kondisi tidak bernyawa.

Kemudian anak korban segera memanggil Warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Tim dari Polsek Wih Pesam bersama Tim Inafis Polres Bener Meriah langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan.

Baca Juga:  Plt. Kadis Pendidikan Aceh Tengah Kunjungi Sekolah, Motivasi Guru dan Siswa

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat keluhan nyeri di bagian pundak belakang dan kerap menginap di kebun selama dua hari setiap kali bekerja.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muyang Kute untuk dilakukan visum oleh dr. Busyra Want Ranto, Sp.FM. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia selama dua hari sebelum ditemukan. Tanda-tanda awal menunjukkan kematian akibat serangan jantung, dengan beberapa bekas luka gigitan hewan pengerat karena kondisi jenazah yang telah membusuk.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan. Jenazah akan dimakamkan di TPU Ayangan, Kampung Kute Lot, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Berita Terkait

Geuchik T. Suryadi dan Warga Tanjong Ara Apresiasi Pengerjaan Aspal Jalan Desa
Akses Keadilan Tanpa Biaya: Mengoptimalkan Layanan Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dari Inflasi hingga Infrastruktur, Forum Akselerator Negeri 2026 Bahas Isu Krusial Daerah
RSUD Datu Beru Rutin Adakan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Setiap Tahun
ACEH TENGGARA di Ujung Krisis : Kepemimpinan ManduL, Janji politik hanya Jadi Propaganda Kosong
Jaksa Menyapa: Sinergi Cegah Narkoba, Selamatkan Remaja dari Ancaman Narkotika
‎Bupati Aceh Tengah Haili Yoga Ikuti Musrenbang RKPA Tahun 2027 di Anjong Mon Mata Banda Aceh
Pasca Bencana, Polsek Linge Bantu Penyeberangan Warga dan Semangati Siswa Belajar di Tenda Darurat
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 06:22 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Merah Muyang

Sabtu, 25 April 2026 - 13:15 WIB

RSUD Datu Beru Rutin Adakan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Setiap Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 05:32 WIB

‎Babinsa Rusip Antara Imbau Warga Pilar Jaya Waspada Bencana Musim Hujan

Jumat, 24 April 2026 - 10:16 WIB

Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Kembali Bagikan Makanan dan Bubur untuk Masyarakat di Depan Mapolres

Jumat, 24 April 2026 - 10:14 WIB

Peresmian dan Peusejuk Jembatan Bailey di Bergang Berlangsung Khidmat, Perkuat Akses dan Pemulihan Wilayah

Jumat, 24 April 2026 - 06:52 WIB

‎Wujud Kepedulian, Babinsa Aktif Komsos Bersama Warga di Celala

Kamis, 23 April 2026 - 10:41 WIB

Jaksa Menyapa: Sinergi Cegah Narkoba, Selamatkan Remaja dari Ancaman Narkotika

Kamis, 23 April 2026 - 10:17 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey di Ketol

Berita Terbaru