Kebijakan Pencitraan, Hiraukan Jeritan Perangkat Desa, Siltap Nasibmu Kini

- Editor

Kamis, 17 Juli 2025 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

 

Kutacane – Sebanyak 10% dari APBK Kabupaten Aceh Tenggara di alokasikan untuk Siltap bagi perangkat Desa namun anehnya Siltap untuk perangkat Desa hilang bak ditelan bumi selama 5 Bulan hal ini sangat disayangkan dan menjadi tanda tanya besar ada apa gaji perangkat Desa tidak dicairkan selama 5 bulan.

Situasi ini menekan ekonomi banyak perangkat desa yang bergantung penuh pada penghasilan tetap dari dana tersebut.Sudah 5 bulan bekerja tanpa di banyak perangkat desa terpaksa berutang untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka.

Semustinya Bupati Kabupaten Aceh Tenggara membuat kebijakan-kebijakan untuk mengatasi permasalahan ini ,bukan membuat kebijakan-kebijakan , pengadaan Mobil Dinas Bupati, Ketua DPRK,Rehab Pendopo Bupati dengan nilai yang cukup pantastis.

Kita tidak menuding bahwa Siltap Perangkat Desa yang lima bulan dialihkan untuk proyek proyek yang tidak mendesak sepeti yang tersebut diatas.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan 25 Kg Kokain, 108 Kg Sabu, dan 640 Kg Ganja

Untuk apa mengumpulkan Kepala Desa Per dapil pemilihan, sedangkan perangkat Desa mulai dari Kaur Kepala dusun menjerit , Siltap belum cair cair,diera kepemimpinan sebelumnya setahu kami hanya dua bulan Siltap Perangkat Desa tidak cair Namun di pemerintah saat ini sampai lima bulan tidak cair cair

Tidak ada gunanya mengumpulkan Kepala desa namun tidak ada solusi Siltap di bayar kan percuma,hanya besar omon omon doang namun kenyataannya tidak ada.

Pemberian mobil Dinas untuk instansi vertikal itu juga tidak perlu,katanya efesiensi,namun nyatanya pemborosan , kalau Pemimpin bijak maka beliau akan mementingkan bawahan nya dari pada kepentingan pribadinya, sehingga terkesan berlomba lomba, mencari perut buncit

Berita Terkait

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen
Camat LabuhanHaji Barat Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Uning Mas, Pintu Rime Gayo
Sekda Mursyid serahkan Penghargaan pada Lokus Pelayanan Publik Terbaik MENPAN RB Tahun 2025
Sekda Aceh Tengah Tekankan Percepatan Pemulihan Layanan Publik Pasca Bencana
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:42 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Pipa Untuk Air Bersih

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:57 WIB

Menembus Kampung Terpencil, Kapolres Aceh Tengah Hadirkan Senyum bagi Warga Terdampak di Kemukiman Wih Dusun Jamat

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:53 WIB

Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:47 WIB

‎ ‎Koramil 02/Bebesen Dampingi Penyaluran Bantuan untuk Warga Desa Tansaran

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Drum Plastik Untuk Bahan Jembatan Apung

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:34 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Berita Terbaru