Aliansi Masyarakat Gayo Mendesak Digitalisasi Data PAD Kopi Aceh Tengah: DPRK Diminta Selamatkan Aset Daerah!

- Editor

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah, pilargayonews.com | produsen kopi Arabika kebanggaan Aceh, menghadapi masalah serius terkait transparansi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor kopi. Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) semakin meningkatkan tekanan, menuntut tindakan nyata dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah.

Koordinator AMG Aceh Tengah, Toga, menegaskan bahwa akses informasi mengenai PAD kopi sangat sulit didapatkan. “Data hasil kopi, sebagai penyumbang PAD terbesar, justru tersembunyi dari publik,” ujarnya. Kesulitan ini mencakup minimnya informasi di platform resmi, pemberitaan, dan media digital lainnya.

Toga juga menyoroti ironi di era digital ini. “Pemerintah daerah seharusnya memberikan kemudahan akses informasi. Namun, informasi mengenai besaran PAD kopi per tahun justru tidak tersebar luas,” katanya.

AMG mendesak pemerintah daerah untuk segera meningkatkan kinerja Kominfo agar pengaksesan data PAD kopi lebih mudah. “Upgrade Kominfo adalah kunci. Dengan akses yang mudah, masyarakat dapat mengontrol dan mengkaji PAD yang dihasilkan,” tegas Toga.

Lebih lanjut, Toga mendesak DPRK Aceh Tengah untuk membahas isu ini dalam sidang komisi. “Masyarakat perlu mengetahui dan mengontrol apakah kopi masih mendominasi pendapatan daerah,” katanya. AMG bahkan menyerukan pembentukan panitia khusus (pansus) oleh DPRK. “DPRK Aceh Tengah harus membentuk pansus guna menyelamatkan ‘paru-paru’ pendapatan terbesar kabupaten ini,” serunya.

Toga memperingatkan potensi kebocoran PAD jika masalah ini tidak ditangani serius. “Jangan sampai hasil PAD kabupaten ini mengalir cuma-cuma kepada oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya. “PAD yang baik adalah kunci kemajuan daerah. Saya berharap sistem informasi tentang PAD kopi segera diperbaiki dan dibuka ke publik.”

Baca Juga:  Babinsa Koramil 04/Bintang Jalin Komsos Bersama Warga Desa Merodot

Mengapa Data PAD Kopi Begitu Penting?

Toga menjelaskan beberapa alasan krusial mengapa transparansi data PAD kopi sangat penting:

– Perencanaan dan Penyusunan Anggaran Daerah: Data PAD kopi adalah fondasi utama dalam menyusun APBD yang realistis dan efektif.
– Evaluasi Kinerja Keuangan Daerah: PAD kopi menjadi indikator penting untuk mengukur kemandirian finansial daerah dan efektivitas pengelolaan sumber daya lokal.
– Penentuan Kebijakan Pembangunan dan Investasi: Informasi PAD kopi membantu merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan dan mengidentifikasi sektor potensial untuk investasi.
– Pengawasan dan Akuntabilitas Publik: Transparansi data PAD kopi memungkinkan masyarakat dan lembaga pengawas untuk mengontrol pengelolaan keuangan daerah dan mencegah kebocoran.
– Identifikasi Potensi Pendapatan Baru: Analisis data PAD kopi secara berkala dapat membantu mengidentifikasi sumber pendapatan baru yang belum tergarap optimal.
– Peningkatan Pelayanan Publik: PAD kopi yang optimal akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Aceh Tengah.

Dengan alasan-alasan tersebut, AMG mendesak DPRK Aceh Tengah untuk segera bertindak dan memastikan transparansi data PAD kopi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

‎Sambut Wapres Gibran, Haili Yoga: Kehadiran Pemerintah Pusat Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Linge
Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto Kerahkan Personel Penuh, Kawal Ketat Kunjungan Wapres Gibran ke Linge
Ratusan Personel Polres Aceh Tengah Diterjunkan Amankan Kunjungan Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Pascabencana di Linge
‎Mitra Dapur MBG Bantah Isu Ikan Asin, Tegaskan Menu yang Disajikan Ayam Suwir Soto
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Koptu Serikandi Gelar Komsos dan Ingatkan Warga Cegah Karhutla ‎
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gelar Karya Bhakti Bersama Warga di Desa Takengon Barat
KALIBER Aceh: Jangan Jadikan Bantuan Bencana sebagai Misteri, Beranikah inspektorat Audit Total Dinas Sosial Aceh Tenggara
Keramat Mupakat Tuan Rumah Lomba Masak Ikan dan Posyandu 6 SPM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:48 WIB

‎Sambut Wapres Gibran, Haili Yoga: Kehadiran Pemerintah Pusat Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto Kerahkan Personel Penuh, Kawal Ketat Kunjungan Wapres Gibran ke Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Ratusan Personel Polres Aceh Tengah Diterjunkan Amankan Kunjungan Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Pascabencana di Linge

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:38 WIB

‎Mitra Dapur MBG Bantah Isu Ikan Asin, Tegaskan Menu yang Disajikan Ayam Suwir Soto

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:45 WIB

‎Wujud Kepedulian Babinsa, Koptu Serikandi Gelar Komsos dan Ingatkan Warga Cegah Karhutla ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:36 WIB

KALIBER Aceh: Jangan Jadikan Bantuan Bencana sebagai Misteri, Beranikah inspektorat Audit Total Dinas Sosial Aceh Tenggara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:20 WIB

Keramat Mupakat Tuan Rumah Lomba Masak Ikan dan Posyandu 6 SPM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Lagi, Tangkap Pengguna dan Pengedar, Polres Aceh Tengah Ungkap 2 Jaringan Kurir dan Pengedar di Aceh Utara

Berita Terbaru