Takengon – Langit Kecamatan Linge, Kamis (6/8/2026), mendadak dipenuhi deru baling-baling helikopter. Kedatangan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bukan sekadar agenda kenegaraan, tetapi membawa harapan bagi masyarakat yang selama ini menanti percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.
Di tengah penyambutan tersebut, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si. bersama Wakil Bupati Muchsin Hasan, MSP, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, unsur Forkopimda, dan jajaran pemerintah daerah menyambut langsung kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu.
Usai mendarat di Helipad SMP Negeri 30 Takengon sekitar pukul 13.35 WIB, rombongan bergerak menuju Kampung Lumut untuk melihat secara langsung kondisi Jembatan Lumut yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Jembatan itu bukan hanya penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi jalur penting bagi roda perekonomian, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.
Kunjungan kemudian berlanjut ke SMP Negeri 30 Takengon. Di sekolah tersebut, Wakil Presiden berdialog dengan kepala sekolah, menyapa para guru, dan meluangkan waktu berbincang dengan para siswa. Suasana hangat dan penuh antusias terlihat mewarnai setiap rangkaian kunjungan sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Gayo Lues.
Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kunjungan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar seremoni. Kehadiran Wakil Presiden dinilai sebagai bukti nyata bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Presiden ke Aceh Tengah. Kehadiran beliau menjadi penyemangat sekaligus bukti bahwa pemerintah pusat hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin ini mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di Kecamatan Linge,” ujar Bupati Haili Yoga.
Menurut Haili Yoga, pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara tentang jalan, jembatan, atau bangunan fisik. Lebih dari itu, pembangunan merupakan jalan untuk membuka akses pendidikan, meningkatkan pelayanan kesehatan, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas wilayah.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah optimistis proses pemulihan pascabencana akan berjalan lebih cepat. Harapan masyarakat pun kini semakin besar, bahwa setiap langkah pembangunan yang dimulai hari ini akan menjadi fondasi bagi masa depan Aceh Tengah yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera.






