Diduga Sarat Kecurangan, Pemilihan Reje Pedemun Berpotensi Diulang

- Editor

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengonpilargayonews.com|Proses pemilihan reje (kepala desa) di Desa Pedemun, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (20/10/2025), menuai polemik. Saksi dari calon nomor urut satu menolak menandatangani berita acara hasil perhitungan suara karena menilai pelaksanaan pemilihan sarat dugaan kecurangan.

Mahran, saksi dari calon nomor urut satu, menuding panitia pemilihan reje (P2R) tidak menjalankan tugas secara profesional dan netral. Ia menilai beberapa kejanggalan terjadi sejak proses pencoblosan dimulai.

“Bilik suara itu gelap sekali, bahkan posisi kotak suara dibalik dari arah semestinya. Hal ini bisa menyesatkan pemilih dan berpotensi menjebak mereka. Kami sudah minta agar dipasangi lampu sejak awal, tapi panitia tidak merespons,” ujar Mahran kepada Pilargayonews.com dengan nada kecewa.

Ia juga menyoroti pengawasan bilik suara yang dinilainya tidak sesuai aturan. Menurutnya, bilik suara justru dijaga langsung oleh anggota P2R, bukan oleh linmas seperti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Pembangunan RTLH TMMD ke-126 di Desa Roteh Capai 75 Persen

“Yang sangat mengejutkan, bilik suara ditutup rapat tanpa pencahayaan apa pun, dan dijaga oleh panitia sendiri. Ini mencurigakan,” tambahnya.

Dengan berbagai kejanggalan tersebut, pihak saksi calon nomor urut satu menolak menandatangani berita acara hasil pemungutan suara dan akan menyampaikan penolakan resmi kepada pihak berwenang.

Mahran juga menduga adanya keberpihakan panitia terhadap salah satu kandidat.

“Kami menduga P2R tidak netral. Dari awal, pengaturan tempat dan perlengkapan pencoblosan sudah menguntungkan pihak tertentu. Kami minta pihak berwenang memeriksa P2R,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak P2R Desa Pedemun belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kecurangan tersebut. Sementara sejumlah warga berharap agar pelaksanaan pemilihan dievaluasi dan ditinjau ulang demi menjaga keadilan serta marwah demokrasi di tingkat desa.

 

Berita Terkait

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai Progres 47,67 Persen
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Mekar Indah
Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Keakraban Warga Lewat Komsos di Desa Rutih
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Pererat Silaturahmi dengan Warga melalui Komsos di Pantan Bener
‎Bobby Wan Prinu Tarigan Terima Penghargaan sebagai Pencetus Car Free Day di Aceh Tengah
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Tebu di Desa Kala Ketol
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Laksanakan Komsos Bersama Guru dan Tokoh Masyarakat di Pondok Balik
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:55 WIB

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:56 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai Progres 47,67 Persen

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:45 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Mekar Indah

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:41 WIB

Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Keakraban Warga Lewat Komsos di Desa Rutih

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:38 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Pererat Silaturahmi dengan Warga melalui Komsos di Pantan Bener

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:46 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Tebu di Desa Kala Ketol

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:37 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Laksanakan Komsos Bersama Guru dan Tokoh Masyarakat di Pondok Balik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:36 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gelar Komsos, Ajak Warga Desa Jalan Tengah Jauhi Judi Online dan Narkoba

Berita Terbaru