Ruhdi Sahara Kecam Bungkamnya Kadis Pertanian, Desak Audit Dugaan Kelebihan Anggaran Rp606 Juta Dana Bantuan Presiden.

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Takengon — 19 Februari 2026.Polemik pengadaan daging meugang yang bersumber dari dana bantuan Presiden di Kabupaten Aceh Tengah kini mendapat kecurigaan dari berbagai kalangan aktivis aceh tengah,Dugaan kelebihan anggaran disebut sebut mencapai angka pantastis hingga tembus di angka Rp606 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dinas Pertanian Aceh Tengah mendapatkan keuntungan dari sisa angaran karena pagu anggaran sapi hanya sebesar Rp24 juta per ekor tentu angka tersebut bila di kalikan 331 ekor hanya anggaran sebebesar Rp.7,944 M belum lagi para rekanan disebut tidak menerima utuh nilai tersebut. Mereka dibebani lagi potongan Pajak Penghasilan (PPH) sebesar 2 persen serta biaya potong sekitar Rp1,5 juta per ekor.

Jika dihitung secara sederhana, dari pagu Rp24 juta, rekanan diperkirakan hanya menerima sekitar Rp22 juta per ekor setelah dikurangi pajak dan biaya potong. Selisih ini kemudian memunculkan pertanyaan publik terkait akumulasi sisa anggaran dalam skema pengadaan 331 ekor sapi di aceh tengah.

Sebagaimana diketahui, bantuan Presiden untuk Kabupaten Aceh Tengah tahun 2026 mencapai Rp8,55 miliar dan dialokasikan untuk pengadaan 331 ekor sapi dalam rangka tradisi meugang menjelang Ramadan.

Jika dikalkulasikan berdasarkan nilai riil yang diterima rekanan, muncul indikasi adanya selisih anggaran yang secara estimasi dapat mencapai sekitar Rp606 juta.

Dugaan tersebut memicu reaksi keras dari aktivis lokal, Ruhdi Sahara, yang secara terbuka mengecam sikap Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah yang dinilai tidak responsif terhadap konfirmasi media.

Baca Juga:  Juli Oktaviani Menang Undian Umrah dari Portola Grand Renggali Hotel

“Dana Rp8,55 miliar itu uang negara, bukan uang pribadi. Jika ada selisih ratusan juta rupiah, wajib dijelaskan secara terbuka. Jangan bungkam. Transparansi itu keharusan,” tegas Ruhdi.

Menurutnya, sikap tidak memberikan klarifikasi justru memperkuat kecurigaan publik. Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan audit investigatif terhadap seluruh proses pengadaan, mulai dari penetapan pagu, mekanisme pemotongan PPH 2 persen, hingga realisasi pembayaran kepada rekanan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Nasrun Liliwanza, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Tidak ada penjelasan resmi terkait dasar hukum penerapan potongan PPH dalam skema bantuan tersebut maupun rincian penggunaan sisa anggaran.

Minimnya transparansi dari pihak dinas memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Sejumlah kalangan menilai, jika memang tidak ada pelanggaran, maka tidak ada alasan untuk menutup diri dari pertanyaan publik.

Kasus ini menambah daftar polemik pengelolaan anggaran publik di Aceh Tengah. Masyarakat kini menunggu kejelasan: apakah benar terdapat kelebihan anggaran ratusan juta rupiah, ataukah terdapat penjelasan administratif yang belum dipaparkan secara terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi resmi dari Dinas Pertanian Aceh Tengah masih dinantikan. ***

Berita Terkait

Bupati Haili Yoga Percayakan Jabatan Plt. Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Tengah kepada Salimsyah
Bupati Haili Yoga Tampil dengan Kerawang Gayo Kuning pada Hardiknas 2026, Tekankan Tiga Pilar Pendidikan
Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026
Diduga Material Ilegal Proyek Bronjong, Kaliber Aceh berani kah Polda Aceh Turun ke Ketambe
Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Hardiknas 2026, Tekankan Peran Pendidikan Bangun Generasi Tangguh
‎Wujud Kepedulian Babinsa, Serda Baihaki Laksanakan Komsos Bersama Aparatur Desa
Peusijuek Jembatan Bailey di Linge, TNI Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi Warga
Polres Bener Meriah Gagalkan Peredaran Sabu 50,5 Gram, Seorang Petani Diamankan Dini Hari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:24 WIB

Bupati Haili Yoga Percayakan Jabatan Plt. Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Tengah kepada Salimsyah

Senin, 4 Mei 2026 - 08:06 WIB

Bupati Haili Yoga Tampil dengan Kerawang Gayo Kuning pada Hardiknas 2026, Tekankan Tiga Pilar Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 06:41 WIB

Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 04:51 WIB

Diduga Material Ilegal Proyek Bronjong, Kaliber Aceh berani kah Polda Aceh Turun ke Ketambe

Senin, 4 Mei 2026 - 04:20 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Hardiknas 2026, Tekankan Peran Pendidikan Bangun Generasi Tangguh

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:49 WIB

Peusijuek Jembatan Bailey di Linge, TNI Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:36 WIB

Polres Bener Meriah Gagalkan Peredaran Sabu 50,5 Gram, Seorang Petani Diamankan Dini Hari

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:18 WIB

Peusijuek Jembatan Bailey di Linge, TNI Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Peringatan Hardiknas 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 06:41 WIB