Bupati Haili Yoga Tampil dengan Kerawang Gayo Kuning pada Hardiknas 2026, Tekankan Tiga Pilar Pendidikan

- Editor

Senin, 4 Mei 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang bermutu dan inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia, hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang degalar di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Senin (04/05/2026).

Bupati Aceh Tengah Yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, ditegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih untuk memanusiakan manusia. Pendidikan juga merupakan sarana untuk menemukan serta mengembangkan potensi alami setiap individu sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Mengacu pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun karakter dan peradaban.

Sejalan dengan visi dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, pendidikan dipandang sebagai upaya bersama dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh guna mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai program prioritas. Untuk mendukung implementasi tersebut, telah dirumuskan lima kebijakan strategis, pertama pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman secara fisik, sosial, dan spiritual.

Baca Juga:  ‎Wujud Kepedulian Babinsa, Sertu Moh Asadi Gelar Komsos di Desa Blang Delem

Selanjutnya peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM), termasuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta perluasan akses pendidikan yang mudah, terjangkau, dan fleksibel bagi seluruh masyarakat.

Dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, Kementerian telah membangun fondasi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan empat pusat utama, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Ditekankan pula bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan tidak dapat dicapai tanpa dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga terkait.

Sebagai penutup, Menteri menegaskan pentingnya tiga pilar utama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, yaitu mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat dan misi yang lurus
Tanpa ketiganya, kebijakan pendidikan berisiko hanya menjadi formalitas tanpa dampak nyata.

Upacara peringatan Hardiknas 2026 ini diikuti oleh siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, seluruh dewan guru, serta unsur pemerintah daerah. Bupati Aceh Tengah turut hadir mengenakan pakaian adat Kerawang Gayo berwarna kuning sebagai simbol pelestarian budaya lokal.

Berita Terkait

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital
‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional
‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang
Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum
Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
‎PT LMR Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan kepada Generasi Muda Lewat Edukasi dan Aksi Nyata di SMPN 30 Takengon
Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi
Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:39 WIB

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18 WIB

‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:57 WIB

‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17 WIB

Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:28 WIB

Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:54 WIB

Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:38 WIB

Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Sertijab Lima Pejabat Utama, Kapolres Aceh Tengah Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru