Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait penguatan program kebersihan daerah dan gemar membaca Al Quran serta evaluasi program-program berjalan di Oproom Setdakab Aceh Tengah, Kamis (05/03/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, di damping Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP dan Sekda Drs. Mursyid membahas implementasi arahan Presiden Republik Indonesia terkait gerakan kebersihan lingkungan yang harus dijalankan secara terstruktur hingga tingkat kampung.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mengawal program “Aceh Tengah Bersih” melalui sebuah aplikasi terintegrasi yang menjadi inovasi pemerintah daerah. Aplikasi tersebut digunakan untuk memantau secara langsung kegiatan gotong royong dan perilaku kebersihan masyarakat mulai dari tingkat dinas, kecamatan, hingga kampung.
“Melalui aplikasi ini kita dapat melihat laporan kegiatan gotong royong dari seluruh jajaran, mulai dari SKPK, camat, reje hingga perilaku kebersihan di lingkungan keluarga. Ini menjadi alat kontrol kita bersama agar gerakan menjaga kebersihan benar-benar berjalan”, ujar Haili Yoga.
Dalam rapat tersebut, Bupati juga mengecek langsung satu per satu laporan kegiatan gotong royong yang telah diinput melalui portal aplikasi tersebut. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menilai komitmen aparatur dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Untuk memperkuat implementasi program tersebut, pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati tentang Gerakan Aceh Tengah Bersih yang akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran pemerintah hingga masyarakat di tingkat kampung.
“Dari laporan ini kita juga bisa melihat siapa yang aktif menjaga lingkungan dan siapa yang tidak. Jika ada yang tidak pernah ikut gotong royong menjaga kebersihan, maka akan kita jemput dan kita tanyakan langsung komitmennya”, tegas Bupati.
Selain program kebersihan, dalam rapat tersebut juga dibahas penguatan program Gerakan Gemar Membaca Al-Qur’an di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Bupati menyampaikan bahwa laporan terkait program tersebut juga akan dipantau secara berkala oleh Dinas Syariat Islam bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Tengah.
Melalui laporan tersebut, pemerintah dapat melihat siapa saja yang paling aktif membaca Al-Qur’an serta siapa yang belum menjalankan program tersebut.
“Alhamdulillah laporan yang masuk sudah cukup baik. Mulai dari dinas, camat, reje bahkan hingga tingkat keluarga, sebagian besar sudah melaporkan kegiatan membaca Al-Qur’an”, ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar semakin memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, terutama menjelang satu tahun masa kepemimpinannya.
“Progres hampir satu tahun menjabat ini harus menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk semakin memahami tupoksi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat”, tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Sekretaris Daerah, seluruh kepala SKPK, para camat, kepala bagian, Ketua Forum Reje, serta para kepala puskesmas se-Kabupaten Aceh Tengah.







