‎Studi Kesuburan Tanah Kebun Kopi Gayo Disosialisasikan, Aceh Tengah Ditemukan Tingkat Kesuburan Rendah

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah – Yayasan Leuser Internasional (YLI) mensosialisasikan hasil baseline survey atau studi awal terkait kesuburan dan keanekaragaman hayati tanah pada perkebunan kopi Arabika Gayo di dataran tinggi Gayo, Provinsi Aceh. Kegiatan ini bertujuan memaparkan kondisi awal kesehatan tanah sekaligus menjadi dasar pengembangan praktik perkebunan kopi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sosialisasi hasil studi tersebut dilaksanakan di kantor YLI, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah instansi pemerintah dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, lembaga penelitian, akademisi, pelaku usaha kopi, serta perwakilan koperasi dan organisasi terkait pengembangan kopi Gayo.

Studi ini dilaksanakan oleh YLI bekerja sama dengan tenaga ahli dari Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang dipimpin oleh Muyassir, dengan dukungan dari Livelihoods Funds.
‎Penelitian tersebut menganalisis berbagai indikator kesuburan tanah dari aspek biologis, fisik, hingga kimia.

Penelitian dilakukan pada pertengahan tahun 2025 di enam desa di Aceh Tengah dan sembilan desa di Bener Meriah dengan total 60 titik sampel tanah atau plot kebun kopi. Rinciannya, 30 plot berada di Aceh Tengah dan 30 plot di Bener Meriah, dengan menggunakan metode purposive sampling untuk menentukan lokasi pengambilan sampel.

Dalam pemaparan hasil studi, Muyassir menjelaskan bahwa tingkat kesuburan tanah pada kebun kopi di Bener Meriah masih berada pada kategori sedang. Namun, kondisi berbeda ditemukan di Aceh Tengah yang menunjukkan tingkat kesuburan tanah relatif rendah.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut. Di antaranya adalah belum optimalnya keberadaan pohon penaung di kebun kopi, jarak tanam penaung yang tidak sesuai, serta penggunaan herbisida dan pupuk kimia yang berlebihan oleh sebagian petani.

“Selain itu, masih kurangnya pemahaman petani terkait praktik budidaya kopi yang baik, khususnya yang berbasis organik dan ramah lingkungan, juga menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas kesuburan tanah,” jelasnya.

Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Tengah, Wahyuddin, menyambut baik hasil penelitian tersebut. Ia menilai studi ini dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan kopi Gayo yang lebih berkelanjutan.

“Hasil studi ini sangat bermanfaat sebagai dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program pengembangan kopi berkelanjutan di Aceh Tengah dan Bener Meriah, termasuk rekomendasi untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam memperbaiki praktik budidaya kopi sampai ke tingkat petani,” ujarnya.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Gajah Putih, Win Temas Miko, menilai penelitian ini sangat menarik karena dapat menjadi rujukan untuk memahami hubungan antara kerapatan pohon penaung dengan kesuburan tanah. Selain itu, penelitian juga membuka peluang pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai bahan pupuk organik bagi petani kopi.

Ketua Pengurus Yayasan Leuser Internasional, Said Fauzan Baabud, mengatakan bahwa studi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperbaiki praktik budidaya kopi di dataran tinggi Gayo.

Ia menegaskan bahwa pengembangan kopi tidak hanya harus berorientasi pada peningkatan produktivitas, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan tanah dan keberlanjutan ekosistem perkebunan kopi Arabika Gayo.

“Melalui hasil studi ini, kami berharap berbagai pihak dapat bersama-sama mendorong praktik budidaya kopi yang lebih ramah lingkungan sehingga keberlanjutan kopi Arabika Gayo dapat terus terjaga,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diakhiri dengan acara buka puasa bersama yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta organisasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan sektor kopi Gayo.

Baca Juga:  Bantu Ringankan Beban Warga, Pemerintah Salurkan BLT-DD di Kampung Simpang 4

Berita Terkait

Di Tengah Keterbatasan, RSUD H. Sahudin Kutacane Mulai Bangkit di Bawah Kepemimpinan dr. MHD Al Fazri, Sp.B
Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon
‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor
Bank Aceh Serahkan Dividen Rp. 3,2 Miliar kepada Pemkab Aceh Tengah, Tambah Pendapatan Daerah untuk Pembangunan
Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah
Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
‎Jembatan Perintis Garuda Tahap III Rampung, Siswa SD Negeri 10 Linge Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Di Tengah Keterbatasan, RSUD H. Sahudin Kutacane Mulai Bangkit di Bawah Kepemimpinan dr. MHD Al Fazri, Sp.B

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:38 WIB

‎Pembangunan Jembatan Beton di Rusip Antara Terus Berlanjut, Progres Capai 9,3 Persen

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:59 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Dampingi Petani Rawat Tanaman Cabai, Dukung Ketahanan Pangan Warga

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎PPA Perkuat Sinergi dengan Bupati Aceh Tengah dalam Penanganan Limbah Pascabencana Banjir dan Longsor

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Bupati Aceh Tengah Beri Arahan dan Motivasi kepada Paskibraka, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kebanggaan Mengibarkan Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp. 400 Juta untuk Masyarakat Aceh Tengah

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:06 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Wujud Kepedulian Babinsa, Latih PBB Siswa SMA Negeri 10 Takengon

Selasa, 4 Agu 2026 - 09:02 WIB