Takengon – Hari pertama masuk kerja pasca Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar apel bersama yang dirangkai dengan halal bihalal dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Rabu (25/03/2026), dan diikuti oleh seluruh ASN, PPPK, kepala sekolah, guru, kepala puskesmas, serta para reje.
Turut hadir Wakil Bupati Muchsibpn Hasan, MSP, Sekretaris Daerah, Drs. Mursyid, M.Si, para kepala SKPK, serta camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si memberikan penghargaan kepada aparatur yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan suci Ramadhan. Penghargaan diberikan kepada pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional, guru, kepala puskesmas hingga reje yang dinilai konsisten dan menerapkan program gemar membaca Al-Qur’an.
Bupati Aceh Tengah dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun selama Ramadhan, khususnya dalam membaca Al-Qur’an. Ia menyampaikan bahwa komitmen tersebut akan terus dipantau sebagai bagian dari pembinaan spiritual aparatur.
“Kami akan terus menanyakan di setiap OPD, apakah kebiasaan membaca Al-Qur’an masih dilanjutkan setelah Ramadhan. Jika masih dilakukan, insyaAllah amalan tersebut diterima oleh Allah SWT”, ujarnya.
Bupati Haili berjanji akan memberangkatkan bagi masyarakat maupun ASN yang rutin dan mengamalkan gemar membaca Al Quran akan diberi apresiasi untuk berngakat umroh ke tanah suci.
“Kami berkomitmen nanti, kami akan memberikan anggaran, mungkin lima belas orang yang akan kita berangkatkan nanti umroh, Ini karena sebuah prestasi. Nanti masyarakat yang menjalankan rutinitas bersama keluarga membaca Al Quran, nanti akan kita berangkatkan nanti ke tanah suci”, ucapnya
Selain itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, di antaranya peningkatan nilai SAKIP dari C menjadi B, capaian pelayanan publik terbaik pertama di Provinsi Aceh, serta peningkatan peringkat Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK dari posisi 21 menjadi peringkat pertama.
Di sektor pembangunan, Bupati mengungkapkan bahwa tahun ini pemerintah mulai merealisasikan pembangunan PDAM guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, serta pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini telah berproses.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagi setiap aparatur. Ia meminta seluruh pegawai untuk memahami pekerjaannya masing-masing guna menghindari hambatan dalam pelaksanaan tugas.
“Tidak boleh ada lagi pegawai yang tidak memahami tupoksinya. Mulai hari ini, kinerja akan kita nilai melalui laporan kegiatan harian (LKH), dan akan diterapkan reward dan punishment secara konsisten”, tegasnya.
Dalam peningkatan pelayanan publik, Bupati juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga kurang mampu. Ia mencontohkan peran Baitul Mal yang telah membantu masyarakat, termasuk pasien yang kesulitan biaya saat pulang dari rumah sakit.
Bupati turut menginstruksikan jajaran kesehatan untuk memberikan pelayanan yang humanis, serta mengajak tenaga medis untuk membimbing pasien, termasuk dalam kondisi kritis, agar tetap mendapatkan pendampingan spiritual.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh aparatur untuk memperkuat sinergi dan menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, kami bersama Wakil Bupati dan Sekda mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mari kita saling memaafkan dan terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat”, tutupnya.










