Takengon – Dalam rangka memastikan kualitas dan keamanan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah melalui bidang kesehatan lingkungan melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mongal Restu Ibu, Kecamatan Bebesen kabupaten Aceh Tengah, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menilai secara langsung standar kebersihan tempat pengolahan makanan, kelayakan bahan pangan, penggunaan peralatan, serta kesesuaian pelaksanaan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, inspeksi ini juga menjadi bagian dari proses pemenuhan persyaratan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan menyeluruh terhadap proses pengolahan makanan, mulai dari tahap persiapan bahan baku, proses memasak, hingga penyajian dan penyimpanan sementara sebelum didistribusikan kepada sasaran program MBG.
Aspek sanitasi lingkungan turut menjadi fokus utama, meliputi pemeriksaan kondisi dapur, kebersihan peralatan, serta sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Tim juga menilai efektivitas promosi kesehatan yang dilakukan di lokasi.
Kepala SPPG Mongal Restu Ibu, Nuri Safrianti, turut mendampingi kegiatan tersebut dan menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program, sekaligus menerima masukan dari tim inspeksi.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi kebersihan, pengolahan makanan, maupun manajemen distribusi, agar program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik dapur sekaligus penanggung jawab kegiatan (PIC), Asiwa Syuara Br. T, S.Inf, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pengolahan makanan sesuai standar kesehatan yang ditetapkan.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi kebersihan, pengolahan makanan, maupun manajemen distribusi, agar program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain pemeriksaan teknis, kegiatan juga diisi dengan dialog antara tim kesehatan lingkungan dan pengelola SPPG guna mengidentifikasi kebutuhan serta langkah perbaikan yang diperlukan.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyampaian rekomendasi sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan standar higiene dan sanitasi. Diharapkan, melalui proses ini SPPG Mongal Restu Ibu dapat segera memenuhi seluruh persyaratan dan memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, higienis, dan berkualitas bagi masyarakat Aceh Tengah.
Rizkan






