‎Patroli Gabungan di Linge, Aparat Pastikan Tidak Ada Aktivitas Tambang Ilegal, Warga Harap Normalisasi Sungai ‎

- Editor

Jumat, 17 April 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan pemerintah kampung melaksanakan patroli serta monitoring terkait dugaan aktivitas tambang ilegal di wilayah Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (16/4/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolsek Linge bersama jajaran, serta turut dihadiri Danramil Linge beserta personel Koramil, Reje Kampung Jamat, Reje Kampung Delung Sekinel, Mukim Wih Dusun Jamat, serta aparatur kampung setempat.

Patroli difokuskan pada sejumlah titik yang sebelumnya diduga menjadi lokasi aktivitas penambangan emas ilegal, khususnya di wilayah Kampung Delung Sekinel dan sekitarnya.

Tidak Ditemukan Aktivitas Tambang Ilegal
‎Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, aparat tidak menemukan adanya aktivitas pertambangan ilegal. Selain itu, tidak ditemukan peralatan maupun barang bukti yang mengarah pada kegiatan penambangan tanpa izin di lokasi tersebut.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh para pemangku kepentingan di wilayah itu. Reje Kampung Jamat, Yusradi, menegaskan bahwa tidak terdapat aktivitas tambang ilegal baik di Kampung Jamat maupun di Kampung Delung Sekinel.

“Di Desa Jamat maupun Desa Delung Sekinel tidak ada aktivitas tambang ilegal. Kami di sini berharap kepada pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat, agar dapat melakukan normalisasi sungai supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas bersawah dan berkebun,” ujar Yusradi.

Hal senada disampaikan Mukim Wih Dusun Jamat, Bawak Ilias Pasa. Ia menegaskan bahwa wilayah Kampung Jamat bersih dari aktivitas pertambangan ilegal.

“Di area Desa Jamat Kecamatan Linge tidak ada aktivitas tambang ilegal. Kami berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai, sehingga saat musim hujan air tidak lagi meluap ke permukiman warga,” katanya.

Sementara itu, Reje Kampung Delung Sekinel juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan aktivitas tambang ilegal di wilayahnya maupun di Kecamatan Linge secara umum. Ia turut berharap adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi sungai di wilayah tersebut.

“Kami juga berharap adanya normalisasi sungai agar masyarakat tidak terdampak banjir dan bisa kembali fokus pada kegiatan pertanian,” ujarnya.

Langkah Preventif Aparat
‎Sebagai langkah antisipasi, aparat gabungan melakukan pemasangan spanduk imbauan larangan aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah titik strategis. Upaya ini merupakan langkah preventif guna mencegah potensi pelanggaran hukum serta menjaga kelestarian lingkungan.

Kapolsek Linge melalui kegiatan tersebut menegaskan bahwa patroli dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan wilayah tetap aman dari aktivitas ilegal.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi aktivitas tambang ilegal di wilayahnya.

‎Sebagai informasi, aktivitas pertambangan tanpa izin melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), dengan ancaman sanksi pidana penjara dan denda bagi pelakunya.

Melalui patroli ini, diharapkan situasi keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan di Kecamatan Linge tetap terjaga, sekaligus mendorong perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait normalisasi sungai.

Baca Juga:  Dandim 0106/Ateng Menghadiri Pembukaan Pacuan Kuda Dalam Rangka HUT Kota Takengon Ke 448 tahun

Berita Terkait

Momen Haru Bupati Haili Yoga Kunjungi ODGJ di Bukit Kemuning Kecamatan Jagong Jeget
Aceh Tengah Terima Bantuan Pascabencana, Mendagri Tito Serahkan 5 Unit Ambulans Langsung di Takengon
Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Bersihkan Material
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gelar Karya Bakti Bersama Warga di Desa Toweren Toa
Data Pascabencana Aceh Tengah Dinyatakan 100% Sinkron, Siap Masuk Tahap Lanjutan
Dapur MBG SPPG – Yayasan Kemala Bhayangkari distribusikan ke 16 sekolah di kecamatan Lut Tawar
Pencarian Warga Diduga Hanyut di Sungai Kala Linge Berlanjut, Polres Aceh Tengah dan Tim Gabungan Sisir Hingga Hilir
‎Kunjungan Mendagri Muhammad Tito Karnavian Disambut Langsung Bupati Haili Yoga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 06:30 WIB

Kabar Gembira Untuk Warga Aceh Tengah Kini Bisa Berobat Dengan BPJS di RS Gayo Medical Center

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:15 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Tinjau Lokasi Pemulihan Pascabencana

Selasa, 23 September 2025 - 10:06 WIB

Ketua DPRK Aceh Tengah Tinjau Krisis Air Bersih di Kebayakan

Jumat, 19 September 2025 - 14:02 WIB

Kajari Bireuen tinjau  Sekolah penerima Makan  Bergizi Gratis (MBG) Dan Dapur Penyalur MBG di Kota  Juang

Jumat, 19 September 2025 - 13:41 WIB

Bupati Haili Yoga Bahas Kolaborasi Pengembangan Wisata Aceh Tengah Bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa

Selasa, 16 September 2025 - 12:26 WIB

Enam Warga Aceh Tengah Dicoret dari Daftar Penerima PKH karena Judi Online

Selasa, 16 September 2025 - 12:01 WIB

Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tengah Hadiri Sosialisasi Family Care Unit

Kamis, 11 September 2025 - 07:45 WIB

Bupati Haili Yoga Tindak Lanjuti Kunjungan Gubernur Aceh di Ketol, Bahas Usulan Jalan Produksi dan Air Bersih

Berita Terbaru